Juara dunia bertahan, Marc Marquez, tampil sangat dominan saat mengunci kemenangan pada sesi Sprint Race MotoGP Aragon. Pebalap berjuluk The Ant of Cervera tersebut sukses mengambil alih pimpinan balapan dari pemegang pole position, Marco Bezzecchi, sejak lap pembuka dan tak tersentuh hingga garis finis.
Usai secara mengejutkan dikalahkan Bezzecchi pada sesi kualifikasi Sabtu siang, Marc Marquez langsung membayarnya secara tuntas dalam balapan 11 putaran tersebut. Kemenangan ini menjadi podium tertinggi pertamanya pada sesi Sabtu sejak GP Jerman, sekaligus memangkas selisih poinnya dari puncak klasemen Jorge Martin menjadi 33 poin dan membawanya naik ke posisi ketiga klasemen sementara.
Manuver Lap Pertama dan Kebangkitan Sang Adik
Pertarungan di Sirkuit MotorLand Aragon diwarnai perjudian strategi ban akibat suhu lintasan yang sangat menyengat. Duo Aprilia, Bezzecchi dan Martin, memilih spek ban belakang soft, sementara Marquez bersaudara optimis menggunakan racikan ban belakang medium.
Saat lampu hijau menyala, Bezzecchi sempat meluncur mulus dan memimpin ke zona pengereman Tikungan 1. Namun, Marc Marquez secara agresif melakukan manuver block pass dari sisi dalam tikungan pertama. Aksi tersebut tidak hanya merebut posisi terdepan, tetapi juga membuka celah bagi adiknya, Alex Marquez (Gresini Ducati), untuk merangsek ke posisi kedua.
Sejak saat itu, barisan depan sepenuhnya dikuasai oleh Marquez bersaudara:
-
Lap 4: Marc Marquez memperlebar jarak hingga 0,7 detik di depan Alex.
-
Finis: Marc menyentuh garis finis dengan keunggulan 1,140 detik dari Alex Marquez untuk mengamankan podium 1-2 bagi pabrikan Ducati.
Hasil ini memperkokoh rekor Marc Marquez sebagai pebalap paling sukses di sesi Sprint Race sejak format balapan Sabtu ini diperkenalkan pada 2023, dengan koleksi 20 kemenangan.
Perjuangan Berat Kandidat Juara Dunia
Di sisi lain, perjudian ban soft tidak memberikan keuntungan berarti bagi Bezzecchi yang harus puas finis di posisi ketiga, tertinggal hampir satu detik dari Alex Marquez.
Sementara itu, pemimpin klasemen sementara, Jorge Martin, hanya mampu finis jauh di posisi kelima usai posisinya dilewati pebalap KTM, Pedro Acosta, pada lap kelima akibat melebar di tikungan terakhir. Keunggulan Martin di puncak klasemen kini terkikis menjadi 29 poin atas rekan setimnya, Bezzecchi.
Fermin Aldeguer yang baru kembali dari cedera sukses finis di posisi keenam bersama Gresini Ducati, diikuti Diogo Moreira (LCR Honda) di posisi ketujuh, Raul Fernandez di urutan kedelapan, dan Johann Zarco yang secara luar biasa mengamankan poin terakhir di posisi kesembilan.
Hasil minor justru dialami Pecco Bagnaia yang melorot hingga finis di posisi ke-11 tanpa poin. Nasib lebih apes menimpa Fabio Di Giannantonio dan Luca Marini yang terjatuh di awal balapan, serta Fabio Quartararo yang terpaksa out pada lap kelima akibat kegagalan mesin Yamaha di trek lurus utama.



