JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek pada Sabtu (19/9/2026). Kabupaten Bekasi menjadi wilayah dengan status siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Selain Kabupaten Bekasi, BMKG menetapkan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor dalam status waspada. Kedua wilayah tersebut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Peringatan dini ini menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah rawan terdampak hujan berintensitas tinggi. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan memicu sejumlah dampak hidrometeorologi.
Meski terdapat wilayah berstatus siaga dan waspada, BMKG menyatakan tidak ada kawasan Jabodetabek yang masuk kategori awas pada Sabtu ini. BMKG juga tidak menerbitkan peringatan dini mengenai potensi angin kencang di wilayah Jabodetabek.
Di Kabupaten Bekasi, hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi meningkatkan risiko banjir, banjir bandang, hingga pergeseran tanah. Kondisi tersebut juga dapat berdampak pada kelancaran transportasi, fasilitas umum, serta aktivitas pelayanan masyarakat.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi di Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor juga perlu diwaspadai. Curah hujan tinggi dapat menimbulkan genangan, meningkatkan debit sungai, maupun memicu longsor di lokasi yang memiliki kerawanan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah masing-masing.
Informasi dan pembaruan mengenai kondisi cuaca dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi InfoBMKG dan akun media sosial @infobmkg.