KLATEN — Pemerintah semakin menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian dan perekonomian desa dengan hadirnya Koperasi Desa Merah Putih. Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, memastikan bahwa koperasi ini akan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok yang langsung menyasar petani dan masyarakat di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, pada Minggu (13/7/2025).
“Yang paling penting adalah memastikan barang-barang yang dibutuhkan petani dan masyarakat dapat diakses di satu tempat. Ini adalah bukti konkret kehadiran negara melalui koperasi,” kata Sudaryono, yang lebih akrab disapa Mas Dar.
Koperasi ini menyediakan berbagai kebutuhan penting seperti pupuk, beras, minyak goreng, serta bahan pokok lainnya yang terkait langsung dengan sektor pertanian. Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Wamen Koperasi Ferry Juliantono, Gubernur Jawa Tengah Achmad Luthfi, Menteri Kelautan Wahyu Sakti Trenggono, serta Wamen Desa Ahmad Riza Patria.
Target Nasional 80 Ribu Koperasi
Zulkifli Hasan menambahkan bahwa proyek Koperasi Merah Putih ini adalah bagian dari program besar yang langsung diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Direncanakan, Presiden akan meresmikan koperasi ini di Klaten dalam waktu dekat.
“Jawa Tengah sudah siap. Bapak Presiden bisa meluncurkan kapan saja. Ini semua hasil kerja keras pemerintah pusat, daerah, serta dukungan BUMN,” ujar Zulhas.
Ia juga mengungkapkan bahwa dari target 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia, sebanyak 78 ribu di antaranya sudah siap beroperasi.
“Koperasi harus sukses. Jika gagal, masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap koperasi,” ujar Zulkifli dengan tegas.
Diharapkan, Koperasi Merah Putih dapat memperkuat akses pangan, menstabilkan harga kebutuhan pokok, dan menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi yang memberdayakan rakyat.



