Evakuasi bangkai paus biru kerdil yang ditemukan di Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo, berlangsung dramatis. Ratusan warga bersama petugas dari berbagai instansi bahu-membahu mengevakuasi mamalia laut sepanjang 10 meter tersebut.
Menariknya, sebelum evakuasi, warga setempat menggelar prosesi adat karena meyakini paus sebagai leluhur mereka. Bangkai paus dibungkus kain dan dibawa menuju Rumah Adat Fat Bijarum atau Batu Paus, yang terletak di perbatasan Desa Wangel dan Desa Durjela, untuk dilangsungkan upacara penghormatan.
Paus diketahui pertama kali tersangkut di lambung KM Gunung Dempo yang sedang bersandar. Awalnya diduga menabrak kayu gelondongan, namun ternyata adalah tubuh paus yang sudah tidak bernyawa.
Insiden ini tidak hanya mengundang duka, tetapi juga menunjukkan kuatnya ikatan budaya masyarakat Aru terhadap alam laut di sekitarnya.
Caption | Admin: Sephia