JAKARTA – Max Verstappen mengalami balapan penuh drama pada Grand Prix Miami. Juara dunia Formula 1 itu sempat memimpin selepas start, tapi kehilangan kendali mobil ketika berduel dengan Charles Leclerc.
Insiden tersebut membuatnya terlempar ke posisi ke-16 sebelum akhirnya bangkit dan menutup balapan pada urutan kelima.
Verstappen mengakui kesulitan mengendalikan mobil saat tangki penuh. “Begitu Anda mulai meluncur dengan mobil balap ini, terutama dengan tangki penuh, sangat sulit untuk mengendalikan mobil kembali,” ujarnya, dilansir Speedweek, Selasa (5/5/2026).
Ia bahkan sempat melakukan putaran 360 derajat yang nyaris membuatnya keluar lintasan. “Sejujurnya, saya pikir saya akan terlempar keluar lintasan, tetapi kemudian saya langsung tancap gas dan berhasil melakukan putaran 360 derajat yang lumayan. Jika karier saya di Formula 1 tidak berjalan baik lagi, saya selalu bisa beralih ke reli,” katanya sambil tertawa.
Meski sempat mendekati podium, Verstappen mengakui strategi ban menjadi kendala. “Kecepatan kami dengan ban medium tidak terlalu buruk. Tetapi setelah saya beralih ke kompon keras, semuanya menjadi jauh lebih sulit,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa ban terlalu lama digunakan sehingga kehilangan cengkeraman di lap-lap terakhir.
Mantan pembalap GP Martin Brundle memuji aksi Verstappen yang berhasil menghindari tembok saat spin, menyebutnya “benar-benar mengesankan.” Namun Verstappen sendiri menutup balapan dengan rasa tidak puas, bahkan mengaku tidak tahu kesalahan apa yang membuatnya harus menemui steward.