JAKARTA – Manchester City berpeluang mendapatkan tambahan kekuatan di sektor pertahanan setelah Chelsea dikabarkan mulai mempertimbangkan masa depan dua pemain belakangnya, Malo Gusto dan Wesley Fofana.
Situasi tersebut membuka peluang bagi The Citizens untuk merekrut Gusto pada bursa transfer Januari 2027 dengan nilai transfer yang berpotensi memecahkan rekor dunia untuk pemain berposisi bek kanan.
Laporan TEAMtalk seperti dikutip Jumat (30/10/2026) menyebutkan, manajemen Chelsea mulai meragukan kontribusi sejumlah pemain bertahannya setelah lini belakang klub London tersebut menunjukkan performa yang belum konsisten.
Chelsea telah mengeluarkan dana besar untuk memperkuat pertahanan, termasuk mendatangkan sejumlah pemain seperti Malo Gusto, Marco Palestra, Wesley Fofana, Maxence Lacroix, dan Jorrel Hato.
Namun, investasi tersebut belum memberikan hasil sesuai harapan karena pertahanan The Blues masih kesulitan menjaga stabilitas permainan.
Dalam delapan pertandingan Premier League musim ini, Chelsea sudah kebobolan 15 gol, sedangkan jumlahnya meningkat menjadi 19 gol dari 11 pertandingan apabila menghitung kompetisi Piala Liga.
Persoalan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas strategi Xabi Alonso maupun kualitas pemain yang tersedia di sektor pertahanan.
Menurut laporan jurnalis Flashscore, Dean Jones, Chelsea kini mulai mempertimbangkan untuk mengakhiri kerja sama dengan Gusto dan Fofana.
Kedua pemain tersebut mendapat sorotan setelah tampil kurang meyakinkan ketika Chelsea menghadapi Liverpool di Anfield pada Rabu malam.
Menariknya, Liverpool tidak menurunkan sejumlah pemain andalannya sejak menit pertama, termasuk Alexis Mac Allister, Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz, Bradley Barcola, Hugo Ekitike, dan Alexander Isak.
Gusto sendiri belum mendapatkan tempat reguler di skuad utama Chelsea sepanjang musim ini karena Pedro Neto lebih sering dipercaya mengisi posisi wing-back kanan.
Dean Jones menegaskan bahwa persoalan Gusto bukan sekadar akibat satu penampilan buruk dalam pertandingan tertentu.
Menurutnya, kekhawatiran Chelsea terhadap performa sang pemain sudah berkembang menjadi evaluasi yang lebih serius sehingga klub mulai menjajaki kemungkinan mendatangkan bek kanan atau wing-back baru.
Man City Bidik Gusto, Harga Transfer Bisa Pecahkan Rekor
Kondisi tersebut menjadi peluang bagi Manchester City yang justru dikabarkan masih menaruh minat besar terhadap bek tim nasional Prancis tersebut.
Liverpool juga pernah menunjukkan ketertarikan dengan mengajukan penawaran peminjaman Gusto pada hari terakhir bursa transfer musim panas.
Informasi dari jurnalis internal TEAMtalk, Graeme Bailey, menyebutkan bahwa Manchester City sedang mempersiapkan langkah untuk mendatangkan Gusto dengan biaya transfer besar pada Januari 2027.
Meski demikian, rencana tersebut masih bergantung pada kemampuan finansial City setelah klub mengajukan banding atas putusan terkait 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP).
Chelsea sebelumnya mematok harga Gusto hingga 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,69 triliun, tetapi angka tersebut dikabarkan telah diturunkan.
Sebagai perbandingan, rekor transfer dunia untuk pemain bek kanan saat ini berada di kisaran 57 juta poundsterling atau sekitar Rp1,28 triliun ketika Achraf Hakimi bergabung dengan Paris Saint-Germain.
Sumber TEAMtalk menyebutkan bahwa Manchester City setidaknya perlu menyiapkan 50 juta poundsterling atau sekitar Rp1,13 triliun untuk membuka peluang mendapatkan Gusto.
Jika Chelsea bersikeras mempertahankan harga tinggi, kepindahan Gusto ke Etihad Stadium bahkan berpotensi menjadikannya bek kanan termahal sepanjang sejarah sepak bola.
Wesley Fofana Juga Terancam Kehilangan Tempat
Selain Gusto, Chelsea juga dikabarkan mulai mengevaluasi masa depan Wesley Fofana yang didatangkan dari Leicester City dengan nilai transfer mencapai 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,69 triliun termasuk bonus.
Nilai tersebut setara dengan biaya yang dikeluarkan Liverpool ketika merekrut Virgil van Dijk, meskipun kontribusi Fofana di Stamford Bridge sejauh ini belum menyamai pengaruh bek asal Belanda tersebut di Anfield.
Dean Jones mengungkapkan bahwa posisi Fofana di Chelsea juga mulai tidak aman.
Menurut informasi sumber internal yang dikutipnya, bek tengah tersebut berisiko kehilangan tempatnya di skuad Chelsea pada 2027.
Manajemen klub dikabarkan masih melakukan penilaian terhadap sejumlah opsi untuk meningkatkan kualitas dan kedalaman lini pertahanan.
Situasi ini memperlihatkan bahwa Chelsea berpotensi melakukan perombakan besar di sektor belakang, sementara Manchester City memiliki kesempatan memanfaatkan ketidakpastian masa depan Gusto.
Namun, hingga terdapat pengumuman resmi dari kedua klub, peluang transfer tersebut masih sebatas laporan dan perkembangan rumor bursa transfer.***