JAKARTA – Michael Carrick memastikan Bruno Fernandes tetap menjabat kapten Manchester United meski keduanya sempat berselisih setelah kekalahan telak dari Como di Liga Champions.
Ketegangan muncul setelah Fernandes mengkritik pendekatan taktik Carrick menyusul kekalahan 1-4 dari Como pekan lalu.
Carrick kemudian menyindir pemain yang tidak mau bekerja keras dengan menyatakan bahwa mereka tidak akan mampu membawa tim meraih kemenangan.
Mengutip Evening Standard, Jumat (30/10/2026), Fernandes selanjutnya dicadangkan saat MU kalah 0-3 dari Bournemouth, tetapi dipastikan kembali tersedia untuk menghadapi Chelsea pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Setelah melakukan pembicaraan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat, Carrick menegaskan tidak akan mencabut ban kapten dari lengan gelandang asal Portugal tersebut.
“Tidak ada keputusan yang perlu dibuat mengenai hal itu. Dia sepenuhnya berkomitmen kepada klub ini dan ingin membantu membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkap Carrick.
Ia juga menegaskan Fernandes tetap menjadi sosok penting yang telah memimpin Manchester United dengan baik selama bertahun-tahun.
“Dia adalah pemain yang telah memimpin tim dengan sangat baik dalam banyak pertandingan dan selama bertahun-tahun, dan dia akan terus melakukannya.”
Carrick menjelaskan pencadangan Fernandes saat melawan Bournemouth merupakan keputusan teknis berdasarkan kebutuhan pertandingan, bukan akibat persoalan pribadi.
“Bruno sepenuhnya berkomitmen kepada klub ini, tidak ada masalah mengenai hal tersebut. Dia pemain penting bagi kelompok ini, baik selama ini maupun ke depannya.”
Di tengah tekanan akibat hasil buruk, Carrick mengaku telah berbicara dengan para pemain untuk membangkitkan motivasi dan memperbaiki performa tim.
“Para pemain memiliki keinginan besar untuk bangkit. Kami kecewa karena belum cukup banyak memenangkan pertandingan, tetapi ada intensitas, semangat, dan tekad untuk tampil lebih baik.”
Carrick kini mengalihkan perhatian ke pertandingan melawan Chelsea di Stamford Bridge yang menjadi kesempatan Manchester United menghentikan tren negatif sekaligus meredakan tekanan terhadap tim.***