Datang ke Sirkuit Internasional Sepang dengan modal kemenangan manis di GP Azerbaijan pekan sebelumnya, George Russell sejatinya menyimpan asa besar untuk makin mengikis jarak di papan atas klasemen F1. Namun, nasib buruk justru menghantam pebalap Mercedes tersebut di panggung GP Malaysia.
Russell sempat memimpin di fase awal balapan yang diwarnai kondisi trek menantang, sebelum akhirnya bertahan secara solid di posisi ketiga di belakang Max Verstappen dan rekan setimnya, Kimi Antonelli.
Ketika panggung podium ketiga sudah mengunci di depan mata, petaka hebat datang pada Lap 50. Di tengah periode Safety Car, mobil W17 milik Russell mendadak kehilangan tenaga hingga terpaksa menepi ke pinggir lintasan akibat masalah unit daya (power unit). Balapannya pun berakhir tragis tanpa raihan poin.
Reaksi Russell: Ketawa Pasrah di Tengah Deretan SialMusim Ini
Gagal finis (DNF) saat balapan menyisakan beberapa putaran membuat pebalap berusia 28 tahun tersebut hanya bisa mengelus dada. Pasalnya, ini bukan kali pertama masalah teknis merenggut hasil impresifnya sepanjang musim 2026.
“Jujur, rasanya cuma bisa ketawa. Ini sudah melebihi kata kecewa,” tutur Russell dengan nada pasrah usai balapan.
“Momen seperti ini sudah terlalu sering terjadi musim ini. Sangat disayangkan karena podium sudah hampir pasti di tangan. Balapan yang solid, meski bukan yang terbaik, tapi ya… ini bukan kali pertama saya mengalami rasa apes seperti ini.”
Peluang Gelar Juara yang Kian Menipis
Akibat insiden DNF tersebut, Russell kini tertinggal jauh 84 poin dari Kimi Antonelli di pimpinan klasemen sementara. Yang tadinya ia berpotensi hanya kehilangan 3 poin dari Antonelli, justru berubah menjadi kerugian besar sebesar 18 poin dalam satu balapan.
Ketika ditanya apakah kekecewaan di Sepang resmi menutup peluangnya dalam perebutan gelar juara dunia musim ini, Russell memberikan jawaban realistis.
“Saya tidak perlu menegaskan bahwa peluang itu sudah habis. Namun secara realitas, meraih gelar juara sekarang menjadi hal yang sangat, sangat kecil kemungkinannya,” aku Russell.
“Saya tahu kalau ingin comeback, saya butuh keberuntungan di pihak saya. Sayangnya, dewi fortuna sedang tidak berpihak pada saya sama sekali. Tapi ya, begitulah kenyataan di atas lintasan,” pungkasnya.