JAKARTA – Garuda Indonesia dan PT Safina Dania Wisata resmi membuka layanan penerbangan umrah langsung tanpa transit dari lima kota besar di Indonesia menuju Jeddah, Arab Saudi.
Kota-kota tersebut meliputi Makassar, Medan, Jakarta, Palembang, dan Surabaya, sebagai bagian dari kemitraan strategis di bawah naungan Dream Aviation.
Layanan penerbangan ini dirancang untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan para jamaah dalam menjalankan ibadah umrah, tanpa harus melalui proses transit yang memakan waktu. Dengan peluncuran ini, masyarakat dari berbagai wilayah kini memiliki akses yang lebih cepat menuju Tanah Suci.
Peluncuran penerbangan perdana dilakukan dari Bandara Internasional Hasanuddin, Makassar, yang memberangkatkan sebanyak 360 jamaah umrah dalam satu kali penerbangan.
“Hari ini, kita inaugural kedua setelah Surabaya. Pemberangkatan pertama melalui Bandar Udara Internasional Hasanuddin sebanyak 360 orang jamaah.”
“Penerbangan di bulan ini tercatat sudah penuh,” kata Muh Umar Bakhadam selaku CEO PT Safina pada peluncuran penerbangan perdana di Makassar, Minggu.
Dalam program yang dirancang dengan pendekatan layanan premium ini, Garuda Indonesia menjadwalkan sebanyak 18 kali penerbangan umrah per minggu dari lima kota besar, termasuk empat kali per minggu dari Makassar. Setiap penerbangan memiliki kapasitas penuh 360 kursi.
“Sebagai salah satu penyedia layanan umrah terpercaya di Indonesia, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan amanah bagi setiap jamaah,” urai Umar.
Garuda Indonesia dan Safina menghadirkan berbagai fasilitas unggulan bagi jamaah. Mulai dari jatah bagasi 30 kg, hidangan dalam penerbangan, sistem hiburan pribadi di tiap kursi, hingga kursi ergonomis pada kelas Premium Economy dan Ekonomi.
Layanan ini mengusung konsep premium service airline yang tidak hanya fokus pada kenyamanan saat penerbangan, tetapi juga pelayanan menyeluruh sejak sebelum keberangkatan hingga setelah tiba kembali di tanah air.
General Manager PT Garuda Indonesia, Arne Suryoyudo Sasmita, mengungkapkan bahwa sinergi antara Garuda Indonesia dan Safina adalah bukti dari komitmen layanan berkualitas yang mengedepankan prinsip syariah.
“Kerja sama ini juga wujud membantu umat Muslim dalam rangka ibadah sekaligus bentuk komitmen kami memberikan layanan sesuai tuntunan syariah, dimulai dari persiapan di bandara, pesawat hingga kepulangan para jamaah,” ujarnya.
Garuda Indonesia bersama Dream Aviation menyampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan—termasuk regulator, operator bandara, petugas lalu lintas udara, dan seluruh kru yang mendukung kelancaran operasional ini.
Sinergi strategis ini diharapkan memperkuat pelayanan umrah nasional serta membuka akses yang lebih luas dan efisien bagi masyarakat Indonesia untuk menuju Tanah Suci.
“Kami berharap bisa meningkatkan pelayanan umrah untuk bisa memberikan manfaat yang luas,” tambah Arne.
Sebelumnya, Garuda Indonesia telah memulai layanan penerbangan umrah tahun 2025–2026 atau 1447 Hijriah dengan kode penerbangan GA 976 dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, pada 12 Juli 2025.***