Kepulan asap hitam pekat dan hawa panas menyengat masih menyelimuti proyek pembangunan gedung perkantoran di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026) sore. Tim SAR gabungan bertaruh waktu menyisir seluruh sudut bangunan—mulai dari basement hingga lantai empat—demi memastikan tidak ada pekerja yang terjebak di dalam gedung.
Hingga pukul 16.20 WIB, meski kobaran api utama berhasil dipadamkan, asap tebal masih menyembur deras dari area basement, lantai tiga, dan lantai empat.
Personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Brimob, Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, BPBD DKI Jakarta, hingga Palang Merah Indonesia (PMI) bergantian merangsek masuk ke dalam gedung menggunakan alat bantu pernapasan (self-contained breathing apparatus).
Bronto Skylift Diterjunkan, Petugas Gugur Tugas Mengalami Sesak Napas
Guna menjangkau titik asap di ketinggian, unit mobil Bronto Skylift dikerahkan untuk melakukan penyiraman intensif dari atas bangunan.
Pekatnya asap di dalam gedung sempat memakan korban dari pihak petugas. Seorang personel pemadam kebakaran terpaksa dievakuasi ke trotoar dekat lokasi kejadian dan mendapatkan pertolongan medis darurat dari tim PMI akibat mengalami sesak napas berat usai berjuang menyisir ruang berisiko tinggi.
Salah seorang pekerja proyek di lokasi kejadian menceritakan suasana mencekam saat insiden terjadi sekitar pukul 14.45 WIB.
“Awalnya saya lagi beli minuman di luar. Tiba-tiba terdengar teriakan dari dalam gedung dan orang-orang langsung berlari keluar. Asap hitam langsung membumbung tinggi. Katanya korsleting dari lantai tiga, di sana banyak sakelar AC,” tutur saksi mata di lokasi.
Respon Cepat 20 Unit Damkar dan 80 Personel
Kasie Ops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Triyanto, menjelaskan bahwa laporan kebakaran di kawasan Ruko Central Cikini tersebut masuk ke Command Center pada pukul 14.45 WIB.
Unit pemadam terdekat dari Pos Taman Ismail Marzuki (TIM) tiba di lokasi empat menit kemudian dan langsung mengisolasi perambatan api. 20 Unit Mobil Pemadam Kebakaran (termasuk unit Bronto Skylift) dengan 80 Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan api.
Api berhasil dikendalikan/dilokalisasi pada pukul 15.20 WIB. Pihak Gulkarmat dan kepolisian memastikan proses pendinginan (cooling process) serta penyisiran penuh akan terus berlangsung hingga area benar-benar steril dan aman dari potensi bahaya bara tersisa.


