PAPUA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Keerom, Papua, pada Minggu (6/7/2025) pukul 15.21 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa gempa ini tidak memicu potensi tsunami, sehingga masyarakat diminta tetap tenang namun waspada.
Berdasarkan laporan resmi BMKG, pusat gempa terdeteksi di koordinat 3.95 Lintang Selatan dan 142.62 Bujur Timur, tepatnya berjarak 217 km arah tenggara Kabupaten Keerom, Papua, dengan kedalaman 143 km.
“Gempa Mag:5.6, 06-Jul-2025 15:21:44WIB, Lok:3.95LS, 142.62BT (217 km Tenggara KEEROM-PAPUA), Kedlmn:143 Km,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban akibat gempa tersebut. BMKG menegaskan bahwa laporan awal ini dikeluarkan dengan mengutamakan kecepatan informasi untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis petugas BMKG.
Masyarakat di wilayah Keerom dan sekitarnya diimbau untuk tetap memantau perkembangan informasi dari sumber resmi seperti BMKG guna menghindari hoaks atau informasi yang belum terverifikasi. Gempa dengan kedalaman menengah seperti ini biasanya memiliki dampak yang lebih terbatas, namun kewaspadaan tetap diperlukan, terutama di wilayah rawan gempa.
Tips Menghadapi Gempa Bumi
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu siap menghadapi potensi gempa susulan dengan menerapkan langkah-langkah keselamatan, seperti:
- Mencari tempat yang aman di bawah meja atau benda kokoh saat gempa terjadi.
- Menjauhi benda-benda yang mudah jatuh atau pecah.
- Jika berada di luar, hindari bangunan tinggi dan cari tempat terbuka.
Pantau terus informasi terkini melalui situs resmi BMKG atau aplikasi daring untuk update situasi gempa di Keerom dan wilayah sekitarnya.