JAKARTA β Banyak orang masih percaya bahwa mandi ketika tubuh sedang berkeringat bisa membuat tubuh sakit. Karena itu, setelah olahraga atau beraktivitas di tengah cuaca panas, sebagian orang memilih menunggu sampai kering terlebih dahulu sebelum masuk kamar mandi.
Lantas, apakah memang harus menunggu kering sebelum mandi?
Secara umum, tidak ada aturan yang mengharuskan seseorang menunggu keringat hilang seluruhnya sebelum mandi. Setelah aktivitas fisik, yang lebih penting adalah memberi tubuh kesempatan untuk menurunkan detak jantung dan suhu tubuh secara bertahap.
Boleh Mandi Setelah Berkeringat
Mandi setelah tubuh berkeringat justru dianjurkan untuk menjaga kebersihan kulit, terutama setelah berolahraga. Keringat yang bercampur dengan minyak, kotoran, dan bakteri pada kulit dapat memicu bau badan serta masalah kulit pada sebagian orang.
Cleveland Clinic menyarankan mandi setelah berolahraga untuk membantu membersihkan keringat dan bakteri dari permukaan kulit.
Jadi, tidak perlu menunggu sampai badan benar-benar kering. Namun, apabila baru saja menyelesaikan olahraga berat dan napas masih terengah-engah, sebaiknya lakukan pendinginan terlebih dahulu.
Tunggu Tubuh Cooling Down, Bukan Sampai Kering Total
Setelah olahraga intens, detak jantung, pernapasan, dan respons tubuh masih berada di atas kondisi istirahat. Melakukan cooling down selama beberapa menit membantu tubuh kembali secara bertahap menuju kondisi normal.
Ahli fisiologi olahraga Karen Feakes menjelaskan bahwa pendinginan membantu menurunkan respons fisiologis seperti detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan secara perlahan.
Karena itu, setelah selesai olahraga, seseorang bisa berjalan santai atau melakukan peregangan ringan selama sekitar 5-10 menit sebelum mandi. Cara ini lebih masuk akal dibandingkan sengaja menunggu sampai seluruh keringat mengering.
Pilih Air Suam-Suam Kuku atau Sejuk
Setelah tubuh mulai tenang, mandi dengan air bersuhu nyaman dapat dilakukan. Tidak ada keharusan menggunakan air yang sangat dingin.
Cleveland Clinic menyebut mandi air dingin mungkin memberikan manfaat tertentu setelah olahraga, termasuk membantu pemulihan otot, tetapi penelitian mengenai berbagai manfaat kesehatan mandi air dingin masih terbatas. Orang dengan masalah jantung atau gangguan irama jantung juga disarankan berhati-hati terhadap paparan air yang sangat dingin.
Untuk penggunaan sehari-hari, air suam-suam kuku atau sejuk sudah cukup untuk membersihkan tubuh dari keringat.
Jangan Lupa Ganti Cairan Tubuh
Selain mandi, hal yang tidak kalah penting setelah banyak berkeringat adalah mengganti cairan yang hilang.
Keringat berfungsi membantu tubuh mengatur suhu. Sebagian besar keringat terdiri dari air, dengan sejumlah kecil elektrolit seperti natrium dan klorida. Kehilangan cairan dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Karena itu, setelah olahraga atau aktivitas berat, minum air secara cukup menjadi bagian penting dari pemulihan.
Jadi, Harus Menunggu Badan Kering Dulu?
Jawabannya tidak harus.
Kalau hanya berkeringat karena cuaca panas atau aktivitas ringan, mandi bisa dilakukan tanpa harus menunggu badan kering. Sementara setelah olahraga berat, sebaiknya lakukan cooling down terlebih dahulu selama beberapa menit, minum air, kemudian mandi.
Jadi, yang perlu ditunggu bukan sampai keringat benar-benar hilang, melainkan sampai tubuh mulai kembali ke kondisi normal setelah aktivitas berat.