Pembalap utama Mercedes, George Russell, sukses mengamankan kemenangan krusial pada seri F1 GP Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg. Hasil manis ini sekaligus membawa tim berpanji Silver Arrows tersebut kembali ke podium tertinggi setelah pekan lalu sempat dikejutkan oleh kekalahan dari Ferrari dan Lewis Hamilton di Barcelona.
Russell tampil luar biasa tenang sepanjang balapan untuk mengonversi posisi pole penuh kontroversi miliknya menjadi kemenangan keduanya di musim ini. Ia berhasil menahan gempuran hebat dari Max Verstappen sepanjang balapan.
Redam Upgrade Red Bull dan Ancaman Rekan Setim
Bagi Verstappen, posisi kedua ini diraih berkat paket pembaruan (upgrade) besar-besaran pada mobil Red Bull, yang menjadi hasil terbaik tim tersebut di kandang mereka sendiri sejauh musim 2026 berjalan.
Namun, panggung utama tetap milik George Russell. Kemenangan ini seolah menjadi pembuktian setelah dirinya dirundung nasib sial dan sempat kalah pamor dari rekan setim mudanya di Mercedes, Andrea Kimi Antonelli.
Antonelli hampir saja mengudeta Verstappen di garis finis, namun harus puas finis di posisi ketiga. Jarak antara zona tiga besar di akhir balapan bahkan hanya terpaut kurang dari dua detik!
Hasil finis 1-3 ini membuat Russell merangsek kembali ke peringkat kedua klasemen pembalap, sekaligus memangkas jarak poin dari Antonelli menjadi 40 angka. Ini adalah seri kedua berturut-turut di mana Russell sukses memotong defisit poin dari sang pembalap muda.
Reuni Sengit: Hamilton vs Verstappen Jilid Dua
Di luar perebutan podium utama, atensi penonton tersedot oleh aksi saling salip di barisan tengah. Oscar Piastri (McLaren) mengamankan posisi keempat dengan nyaman, tepat di depan Lewis Hamilton yang harus puas finis kelima.
Padahal, Hamilton sempat berpeluang menembus podium di awal balapan. Langkahnya terhambat lantaran ia harus terlibat dalam duel sengit nan menegangkan melawan musuh bebuyutannya, Max Verstappen. Pertarungan roda-ke-roda antardua juara dunia ini menjadi salah satu tontonan paling menghibur di sirkuit.
Barisan Poin dan Mimpi Buruk Tim Cadillac
Pembalap Red Bull lainnya, Isack Hadjar, menyentuh garis finis di posisi keenam, mengungguli juara dunia bertahan, Lando Norris, yang tampil kurang menggigit di posisi ketujuh bersama McLaren.
Nasib lebih tragis menimpa Charles Leclerc (Ferrari). Pembalap asal Monako ini kesulitan menjaga ritme mobilnya saat menggunakan ban kompon hard, memaksanya melakukan pit stop darurat di akhir laga dan harus pasrah finis terdampar di posisi kedelapan. Sementara itu, duo Racing Bulls, Liam Lawson dan Arvid Lindblad, menggenapi posisi 10 besar peraih poin.
Daftar Pembalap Gagal Finis (DNF):
-
Carlos Sainz (Williams): Mengalami kerusakan mesin parah tepat di trek lurus garis finis.
-
Lance Stroll (Aston Martin): Terhenti akibat adanya indikasi masalah pada komponen ERS (Energy Recovery System).
-
Duo Cadillac: Mengalami akhir pekan yang mengerikan setelah kedua mobil mereka terpaksa masuk garasi hanya dalam 5 lap pertama akibat kegagalan total pada sistem pengereman.