JAKARTA – Kroasia memastikan diri melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ghana dengan skor 2-1 sekaligus mengamankan posisi runner-up Grup L.
Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena sang kapten, Luka Modric, kembali mencatatkan sejarah di usia 40 tahun melalui penampilan gemilang yang menjadi penentu kemenangan timnya.
Pelatih Kroasia Zlatko Dalic memberikan apresiasi tinggi kepada gelandang veteran tersebut yang dinilai tampil luar biasa sejak awal hingga akhir pertandingan.
Gol kemenangan Kroasia tercipta pada menit ke-83 setelah Modric mengirimkan umpan matang yang berhasil diselesaikan Nikola Vlasic menjadi gol.
Assist tersebut menjadikan Modric sebagai pemain tertua yang berhasil mencatatkan assist dalam sejarah Piala Dunia.
Tidak hanya berkontribusi dalam serangan, Modric juga menunjukkan dedikasi tinggi saat membantu lini pertahanan pada masa injury time.
Ia melakukan penyelamatan penting di dalam kotak penalti yang menggagalkan peluang Ghana untuk menyamakan kedudukan.
Apabila peluang tersebut berbuah gol, posisi Kroasia di klasemen berpotensi berubah dan tiket menuju babak gugur bisa saja terancam.
Dalic menilai kepemimpinan dan semangat juang Modric menjadi inspirasi bagi seluruh pemain Kroasia.
“Luka tampil luar biasa, memberikan assist dan menggagalkan peluang lawan, itulah karakter dan energi yang selalu ia tunjukkan, dia tidak pernah menyerah,” ujar Zlatko Dalic, dikutip ESPN, Minggu.
Menurut Dalic, kondisi fisik Modric terus meningkat meski sempat beberapa kali ditarik keluar pada pertandingan sebelumnya.
Pelatih berusia 58 tahun itu menyebut pengalaman dan profesionalisme Modric menjadi contoh ideal bagi para pemain muda di skuad Kroasia.
“Dia sadar ini kemungkinan Piala Dunia terakhirnya sehingga berusaha memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan, dan saya berharap dia tetap sehat selama mungkin,” lanjut Dalic.
Keberhasilan lolos ke fase gugur juga mempertegas konsistensi Kroasia sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir.
Negara yang berpenduduk kurang dari empat juta jiwa tersebut sebelumnya sukses menjadi finalis Piala Dunia 2018 sebelum melanjutkan kiprah hingga semifinal pada edisi 2022 di Qatar.
Kini Kroasia bersiap menghadapi pertandingan babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung di Toronto pada Kamis mendatang.
Portugal menjadi salah satu calon lawan yang berpeluang dihadapi Kroasia pada fase berikutnya.
Meski demikian, Dalic menegaskan timnya tidak akan gentar menghadapi siapa pun.
“Siapa pun lawan berikutnya tidak menjadi persoalan karena kami tahu kemampuan yang kami miliki dan target yang ingin dicapai.”
Ia menambahkan keberhasilan lolos dari fase grup hanyalah langkah awal sehingga para pemain diminta tetap fokus untuk menjaga peluang melangkah lebih jauh.
“Target pertama sudah tercapai, tetapi perjalanan belum selesai dan kami ingin kembali memenangkan pertandingan berikutnya,” tegas Dalic.
Tidak terdapat nilai uang dalam naskah sumber sehingga tidak ada konversi mata uang ke rupiah yang dapat dilakukan.***