JAKARTA – Vozinha dipastikan melanjutkan karier di Chile setelah memilih bergabung dengan Colo-Colo, meski sebelumnya santer dikabarkan akan merapat ke kompetisi Major League Soccer (MLS).
Mengutip laporan Sport Illustrated, Senin, keputusan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Presiden Colo-Colo, Anibal Mosa, yang memastikan proses transfer kiper asal Cabo Verde itu hampir rampung.
Nama Vozinha melejit drastis usai tampil luar biasa pada Piala Dunia 2026 dan menjadi salah satu pemain paling mencuri perhatian sepanjang turnamen.
Penjaga gawang berusia 40 tahun itu sebelumnya nyaris tidak dikenal publik sepak bola dunia sebelum tampil gemilang membela Cabo Verde di ajang paling bergengsi tersebut.
Popularitasnya melonjak pesat setelah aksinya di Piala Dunia, bahkan jumlah pengikutnya di Instagram kini mendekati 30 juta akun.
Laga perdana melawan Spanyol menjadi titik balik kariernya setelah ia mencatat tujuh penyelamatan dan menjaga gawang tetap tanpa kebobolan.
Penampilan impresif tersebut membantu Cabo Verde menahan imbang Spanyol, yang kemudian keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.
Vozinha terus menunjukkan performa konsisten hingga mengantar negaranya melaju ke babak 32 besar turnamen.
Perjalanan Cabo Verde akhirnya terhenti setelah kalah dramatis dari Argentina melalui babak perpanjangan waktu yang dipimpin Lionel Messi.
Meski gagal melangkah lebih jauh, nilai jual Vozinha justru meningkat tajam dan membuatnya masuk radar sejumlah klub dari berbagai negara.
Salah satu rumor terkuat menyebutkan dirinya akan berkarier di MLS pada bursa transfer musim panas ini.
Namun, spekulasi tersebut akhirnya terbantahkan setelah Colo-Colo berhasil mencapai kesepakatan dengan sang pemain.
Presiden Colo-Colo, Anibal Mosa, memastikan negosiasi berjalan positif dan hanya menyisakan penyelesaian administrasi.
“Kami dapat mengonfirmasi bahwa Vozinha akan menjadi pemain Colo-Colo.”
“Kami telah mencapai kesepakatan dan hanya tinggal merampungkan detail terakhir karena kami sudah menerima konfirmasi dari pihak pemain serta agennya, sesuai proposal yang kami ajukan.”
Sebelum pengumuman resmi itu, Vozinha juga sempat dikaitkan dengan Inter Miami yang berstatus juara bertahan MLS Cup.
Klub asal Florida tersebut memang kerap dihubungkan dengan pemain-pemain berprofil tinggi setiap kali bursa transfer dibuka.
Rumor tersebut dinilai masuk akal karena Inter Miami tengah menghadapi masalah di posisi penjaga gawang.
Kiper utama mereka, Rocco Ríos Novo, menuai kritik setelah beberapa kali melakukan kesalahan fatal musim ini.
Kesalahan terbarunya terjadi saat gagal mengantisipasi bola sehingga menghadiahkan gol bagi Chicago Fire pada laga pertama usai jeda Piala Dunia.
Sebelumnya, Ríos Novo hanya berstatus pelapis bagi Dayne St. Clair, peraih penghargaan Kiper Terbaik MLS 2025.
Namun, St. Clair juga gagal memenuhi ekspektasi setelah hanya mencatat dua clean sheet dalam 14 pertandingan MLS musim ini.
Ia bahkan kebobolan empat gol pada laga terakhir sebelum kompetisi dihentikan sementara karena Piala Dunia.
Situasi tersebut membuat Inter Miami dinilai membutuhkan sosok berpengalaman seperti Vozinha untuk memperkuat lini belakang.
Meski demikian, tidak ada bukti bahwa Inter Miami pernah mengajukan tawaran resmi kepada mantan kiper klub Portugal, Chaves, tersebut.
Kini, Vozinha yang berstatus bebas transfer memilih membuka babak baru kariernya bersama Colo-Colo dibanding melanjutkan petualangan di Amerika Serikat.
Inter Miami sendiri sudah kebobolan 30 gol dalam 17 pertandingan MLS musim ini, jumlah terbanyak di antara enam besar klasemen Wilayah Timur.***