JAKARTA – Chelsea menyiapkan peran penting bagi Morgan Rogers usai merekrut gelandang timnas Inggris itu dari Aston Villa.
Rogers ditebus senilai 117 juta pound sterling atau sekitar Rp2,62 triliun dengan kurs terbaru sekitar Rp22.400 per pound.
Nilai tersebut menjadikan Rogers sebagai pesepak bola Inggris termahal sepanjang sejarah.
Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, memastikan perekrutan Rogers sudah sesuai kebutuhan tim untuk musim baru.
Alonso menilai Rogers memiliki kualitas yang mampu memberi dampak besar sejak awal bergabung bersama The Blues.
“Dalam posisi itu kami membutuhkan pemain penting dan saya yakin tidak banyak pilihan yang lebih baik daripada Morgan Rogers,” kata Alonso seperti dikutip BBC, Senin (27/7/2026).
“Anda membutuhkan pemain yang bisa langsung memberi dampak dan saya yakin Morgan tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.”
“Ia akan cepat memahami klub, sistem permainan, dan rekan-rekan setimnya.”
“Itulah tujuan kami, mendapatkan pemain kelas dunia, dan Morgan adalah salah satunya.”
Saat ini Rogers masih menjalani masa libur setelah memperkuat Inggris di Piala Dunia.
Sementara itu, Chelsea telah memulai tur pramusim di Sydney sebagai persiapan menghadapi kompetisi 2026/2027.
Rogers menandatangani kontrak berdurasi enam musim dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.

Alonso optimistis kondisi Rogers tetap siap meski belum mengikuti latihan pramusim bersama skuad.
Ia juga telah menyiapkan skema agar Rogers dapat bermain efektif bersama Cole Palmer.
Kedua pemain dikenal memiliki hubungan dekat di luar lapangan sebagai sahabat di tim nasional Inggris.
Rogers sebelumnya mengaku ingin bermain satu tim dengan Palmer di level klub.
“Saya sudah memiliki rencana dan gambaran bagaimana mereka akan bermain bersama,” ujar Alonso.
“Saya melihat keduanya bisa membangun kerja sama yang sangat baik.”
“Kami membutuhkan keseimbangan dalam tim.”
“Jika pemain-pemain spesial berada di posisi yang tepat, kami akan lebih kompetitif saat menguasai maupun kehilangan bola.”
Di sisi lain, Chelsea juga segera meresmikan bek timnas Prancis, Maxence Lacroix, dari Crystal Palace.
Transfer Lacroix dilaporkan bernilai 52 juta pound atau sekitar Rp1,16 triliun.
Bek berusia 26 tahun itu akan menjadi salah satu pemain paling senior yang direkrut Chelsea sejak 2022.
“Kami ingin memiliki skuad dengan keseimbangan antara kualitas dan mentalitas.”
“Kedewasaan pemain juga penting, dan saya merasa kami memulai musim baru dengan energi yang sangat baik.”
Chelsea sebelumnya telah mendatangkan Geovany Quenda, Emmanuel Emegha, dan Marco Palestra.
Klub London itu juga dikabarkan segera merampungkan transfer gelandang Valentin Barco dari Strasbourg.
Jika seluruh transfer selesai, jumlah pemain Chelsea diperkirakan mendekati 40 orang.
Kondisi tersebut membuat klub harus melepas cukup banyak pemain sebelum bursa transfer ditutup.
“Kemungkinan masih akan ada perubahan dalam skuad.”
“Kami harus tetap fleksibel dan bergerak cepat.”
“Yang terpenting, kami memiliki rencana yang jelas.”
“Rencana itu mungkin masih akan berubah sebelum bursa transfer resmi ditutup.”***