Max Verstappen akhirnya memberikan penilaian pertamanya terhadap paket pembaruan (upgrade) besar-besaran yang dibawa Red Bull ke GP Austria 2026.
Pembalap asal Belanda itu harus puas mengamankan posisi start kelima di Red Bull Ring setelah kehilangan kendali di Tikungan 9 pada babak Q3 hari Sabtu, yang berujung pada benturan keras jet daratnya dengan dinding pembatas ban. Padahal, ia sedang berada dalam putaran waktu yang jauh lebih tajam sebelum insiden itu terjadi.
Pada seri kali ini, Red Bull menjadi tim teranyar yang memperkenalkan perombakan teknis masif yang berfokus pada tujuh elemen vital, termasuk perubahan pada komponen sidepod, penutup mesin (engine cover), hingga bagian lantai mobil (floor).
Efek Upgrade RB22: Berfungsi, tapi Butuh Waktu
Saat ditanya oleh Crash.net mengenai kepuasannya terhadap paket pembaruan baru tersebut, Verstappen mengindikasikan bahwa komponen baru ini bekerja sesuai rencana, meski masih banyak ruang yang harus ditingkatkan.
Performa Red Bull musim 2026 ini memang terbilang berat. Meski Verstappen beberapa kali mampu tampil apik di sesi kualifikasi, ia baru satu kali naik podium sepanjang musim ini, yaitu saat finis ketiga di GP Kanada setelah George Russell mengalami kendali reliabilitas.
Sektor Kelemahan dan Spekulasi Masa Depan di Red Bull
Mengenai peluang apakah paket baru ini bisa mendongkrak performanya pada balapan utama hari Minggu, Verstappen memilih realistis.
“Tentu saja saya berharap demikian. Namun di saat yang sama, kecepatan balap (race pace) kami biasanya selalu menjadi titik lemah selama ini. Jadi saya harap besok situasinya bisa sedikit lebih baik, meski tidak ada jaminan untuk itu,” tambahnya.
Menariknya, isu upgrade mobil ini bukan sekadar urusan teknis di lintasan. Bos tim Red Bull, Laurent Mekies, sempat mengisyaratkan bahwa sukses atau tidaknya paket pembaruan ini akan menjadi penentu apakah Verstappen memilih bertahan di Red Bull untuk musim 2027 atau tidak—meski ia sebenarnya terikat kontrak hingga 2028.
Rumor Kursi Panas di Paddock:
-
Isu Liar McLaren: Pada hari Jumat, sempat muncul laporan adanya pertemuan rahasia antara pihak Verstappen dengan McLaren untuk skenario tukar guling kursi panas dengan Oscar Piastri.
-
Pintu Mercedes Tertutup: Bos Mercedes, Toto Wolff, menegaskan pada hari Sabtu bahwa Verstappen sudah tidak lagi berada dalam radar incarannya seiring keputusan Mercedes mempertahankan duet George Russell dan Kimi Antonelli untuk musim depan.
Saat didesak mengenai apa saja hal yang ia butuhkan dari Red Bull agar dirinya yakin bertahan demi masa depan tim, Verstappen menjawab singkat dan dingin: “Mereka sudah tahu apa yang saya mau, saya tidak perlu berbicara terlalu banyak lagi soal itu.”