JAKARTA – Angkatan bersenjata Houthi yang didukung Iran mengumumkan “larangan total dan menyeluruh” terhadap navigasi maritim Israel di Laur Merah. Mereka menegaskan semua pergerakan kapal yang berafiliasi dengan Israel akan dianggap sebagai sasaran militer sejak pengumuman tersebut.
Secara bersamaan, kelompok itu mengklaim telah meluncurkan serangan rudal ke “target sensitif musuh Israel” di kota pelabuhan Jaffa. “Serangan tersebut mencapai tujuannya dengan tepat,” kata juru bicara Houthi, Brigadir Jenderal Yahya Saree, dilansir Türkiyetoday, Senin (8/6/2026).
Dalam pernyataannya, Houthi menyebut aksi ini sebagai respons terhadap “agresi Amerika-Zionis terhadap Iran, Palestina, Lebanon, Irak, dan Yaman,” serta bentuk solidaritas dengan “poros perlawanan.” Mereka menegaskan, “Kami akan menghadapi eskalasi dengan eskalasi,” dan berjanji operasi militer akan meningkat seiring perkembangan konflik.
Sementara itu, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan militer Israel bersiap menghadapi kampanye melawan Iran yang diperkirakan berlangsung beberapa hari. “Mobilisasi besar-besaran pasukan cadangan” sedang dilakukan, termasuk memperkuat perbatasan Tepi Barat-Yordania dan mengaktifkan Komando Pertahanan Dalam Negeri.