JAKARTA – Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang memasang spanduk propaganda bertuliskan “Rising Lion” di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara.
“Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk ‘Rising Lion’ oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” sebut Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan di platform X, Rabu (22/4/2026).
Kemlu RI menilai penggunaan simbol militer di fasilitas sipil sebagai tindakan provokatif dan tidak dapat dibenarkan. Rumah Sakit Indonesia, ditegaskan, merupakan fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk masyarakat Palestina.
“Tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina,” kata Kemlu RI.
Indonesia menekankan seluruh rumah sakit dan fasilitas medis harus dihormati sesuai hukum humaniter internasional. Pemerintah mendesak Israel menghentikan pelanggaran terhadap infrastruktur sipil dan memastikan akuntabilitas atas serangan terhadap fasilitas kesehatan di Gaza.
RS Indonesia sebelumnya terdampak serangan militer Israel sejak Oktober 2023 hingga gencatan senjata Oktober 2025. Direktur rumah sakit, dr. Marwan Al-Sultan, gugur akibat serangan Israel terhadap kediamannya di Gaza barat pada Juli 2025.
Menurut laporan media, spanduk bertuliskan “Rising Lion” dipasang di atap bangunan. Nama tersebut juga digunakan Israel sebagai kode operasi militer terhadap Iran pada Juni 2025.