DENMARK – Tiga wakil Indonesia akan berjuang memperebutkan tiket semifinal Denmark Open 2026 pada Jumat (16/10/2026) di SJF Bank Arena, Odense, Denmark.
Putri Kusuma Wardani, Alwi Farhan, serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda dalam turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Ketiga pertandingan menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk menjaga peluang meraih gelar sekaligus memperkuat persaingan di turnamen bulu tangkis bergengsi Eropa.
Putri KW Tantang Unggulan Kedua China
Putri Kusuma Wardani menghadapi tantangan berat dari tunggal putri China, Wang Zhi Yi, yang menempati unggulan kedua Denmark Open 2026.
Rekor pertemuan kedua pemain masih memihak Wang dengan keunggulan 8-1 dari sembilan pertandingan yang telah mereka jalani.
Meski demikian, Putri memiliki modal berharga setelah menundukkan Wang pada perempat final Japan Open 2026 melalui pertarungan tiga gim dengan skor 9-21, 21-17, 21-4.
Kemenangan tersebut menunjukkan Putri mampu membalikkan keadaan meski kehilangan gim pembuka dengan selisih angka cukup jauh.
Namun, Wang kembali mengungguli Putri ketika keduanya bertemu pada semifinal beregu putri Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan skor 21-15, 22-20.
Putri kini perlu menjaga konsistensi, mengurangi kesalahan sendiri, dan memanfaatkan setiap peluang untuk menembus semifinal.
Alwi Farhan Kembali Berhadapan dengan Anders Antonsen
Alwi Farhan akan menghadapi pemain tuan rumah Denmark, Anders Antonsen, dalam pertandingan tunggal putra yang diperkirakan berlangsung ketat.
Kedua pemain memiliki catatan pertemuan seimbang, masing-masing mengantongi satu kemenangan sebelum kembali berhadapan di Odense.
Pada pertemuan terakhir di babak 16 besar Indonesia Open 2026, Alwi harus mengakui keunggulan Antonsen setelah kalah 16-21, 21-18, 14-21.
Hasil tersebut menjadi peringatan bagi Alwi untuk memperkuat pertahanan dan menjaga fokus ketika pertandingan memasuki gim penentuan.
Meski begitu, Alwi pernah mengalahkan Antonsen dalam pertandingan Piala Sudirman 2025 dengan skor 21-17, 15-21, 21-17.
Pengalaman tersebut menjadi modal psikologis bagi Alwi untuk kembali menantang pemain unggulan Denmark di hadapan pendukung tuan rumah.
Fajar/Fikri Waspadai Kejutan Ganda Thailand
Di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan berhadapan dengan pasangan Thailand, Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.
Fajar/Fikri memiliki catatan positif karena pernah mengalahkan pasangan Thailand itu pada semifinal beregu Asian Games 2026 dengan skor dua gim langsung, 21-13, 21-19.
Dari sisi peringkat dunia BWF yang tercantum dalam data pertandingan, pasangan Indonesia berada di posisi ketiga, sedangkan lawannya menempati peringkat ke-33.
Perbedaan peringkat tersebut membuat Fajar/Fikri lebih diunggulkan di atas kertas, tetapi mereka tetap harus tampil disiplin untuk mengamankan kemenangan.
Ancaman Thailand tidak boleh dianggap remeh setelah Peeratchai/Pakkapon membuat kejutan dengan menyingkirkan pasangan Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan.
Mereka memenangi pertandingan tersebut melalui pertarungan tiga gim dengan skor 12-21, 21-16, 21-14.
Pasangan Thailand itu kembali menunjukkan daya juang tinggi ketika mengalahkan wakil China, He Ji Ting/Ren Xiang Yu, dengan skor 21-17, 13-21, 22-20.
Dua kemenangan atas lawan tangguh tersebut menjadi sinyal bahwa Fajar/Fikri tidak boleh kehilangan konsentrasi meski memiliki rekor pertemuan dan peringkat lebih baik.
Berikut jadwal laga wakil Indonesia di perempat final Denmark Open 2026, berlangsung di Court 1 SJF Bank Arena, Odense, Denmark, Jumat (16/10/2026) dimulai pukul 16.00 WIB:
Lapangan 1
- Match 2, Est 16.50 WIB, WS: Putri Kusuma Wardani vs Wang Zhi Yi (China/unggulan kedua); Peringkat BWF 6-2, H2H 1-8.
- Match 3, Est 17.40 WIB, MD: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (unggulan tiga) vs Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul (Thailand); Peringkat BWF 3-33, H2H 1-0.
- Match 9, Est 22.40 WIB, MS : Alwi Farhan vs Anders Antonsen (Denmark/unggulan kelima); Peringkat BWF 10-2, H2H 1-1.
Catatan: Waktu mulai setiap pertandingan setelah laga pembuka dapat berubah mengikuti durasi pertandingan sebelumnya, sehingga penggemar perlu memantau pembaruan jadwal resmi.***