Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Senin pagi (12/1/2026) memicu banjir parah di sejumlah wilayah Jakarta Utara. Hingga pukul 12.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat genangan telah meluas dan merendam 28 RT serta 44 ruas jalan di berbagai wilayah ibu kota.
Akibat banjir tersebut, ratusan warga terpaksa mengungsi, sementara arus lalu lintas di sejumlah jalan utama mengalami kelumpuhan total. Aktivitas warga dan mobilitas perkotaan pun terganggu signifikan.
458 Warga Pademangan Timur Mengungsi
Lurah Pademangan Timur, Suhardiman, menyampaikan bahwa 458 jiwa terpaksa mengungsi akibat luapan Kali Item yang merendam permukiman warga di Gang Kampung Kebon Pisang, RW 010. Para pengungsi dievakuasi ke Aula Lapangan RT 008 RW 010 sebagai lokasi penampungan sementara.
“Sebanyak 365 jiwa berasal dari RT 008, 46 jiwa dari RT 010, dan 40 jiwa dari RT 006,” ujar Suhardiman. Data tersebut dihimpun melalui koordinasi dengan Ketua RT, RW, Kader Dawis, serta LMK setempat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau genangan di setiap wilayah serta berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan guna melakukan penyedotan air.
Kemacetan Parah dan Layanan Transportasi Terganggu
Banjir juga merendam sejumlah kawasan vital seperti Ancol, Pademangan, Jalan Gunung Sahari, hingga area Pelabuhan Tanjung Priok. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mendekati lutut orang dewasa.
Kemacetan terparah terjadi di Jalan Yos Sudarso, kawasan Kelapa Gading arah Sunter, akibat genangan setinggi 15–30 sentimeter. Antrean kendaraan mengular hingga 2,5 kilometer, bahkan menjalar sampai ITC Cempaka Mas. Kendaraan roda dua dan roda empat nyaris tidak bergerak.
Dampak banjir juga memaksa Transjakarta melakukan penyesuaian layanan. Koridor 5 Kampung Melayu–Ancol dipersingkat menjadi Kampung Melayu–Jembatan Merah, sementara layanan Mikrotrans JAK 24 rute Senen–Pulo Gadung via Kelapa Gading dihentikan sementara.