JAKARTA – Air putih sering dianggap sebagai minuman sederhana, tetapi perannya bagi tubuh sangat penting.
Air dibutuhkan untuk menjaga berbagai fungsi tubuh, mulai dari mengatur suhu, membantu transportasi nutrisi hingga membuang zat sisa melalui urine, keringat, dan buang air besar.
National Academies menyebut air sebagai komponen terbesar dalam tubuh manusia dan bagian penting dalam menjaga keseimbangan cairan serta fungsi sel. Sekitar dua pertiga berat badan manusia terdiri dari air.
Membantu Menjaga Suhu Tubuh
Salah satu fungsi penting air adalah membantu tubuh mempertahankan suhu normal. Ketika tubuh kepanasan, cairan dikeluarkan melalui keringat untuk membantu proses pendinginan.
Kebutuhan cairan juga dapat meningkat ketika seseorang berada di lingkungan panas atau melakukan aktivitas fisik. Karena itu, orang yang banyak berkeringat membutuhkan asupan cairan lebih banyak untuk menggantikan cairan yang hilang.
Membantu Mengangkut Nutrisi
Air juga berperan dalam sistem transportasi di dalam tubuh. Cairan tubuh membantu membawa berbagai zat, termasuk nutrisi, menuju jaringan yang membutuhkan.
National Academies menjelaskan bahwa air dibutuhkan untuk mempertahankan volume darah serta membantu proses pengangkutan nutrisi ke jaringan dan pembuangan zat sisa melalui sistem tubuh.
Mencegah Dehidrasi
Ketika cairan yang keluar dari tubuh tidak digantikan dengan cukup, seseorang dapat mengalami dehidrasi.
Menurut CDC, dehidrasi dapat menyebabkan sejumlah gangguan, seperti sulit berpikir dengan jelas, perubahan suasana hati, tubuh terlalu panas, sembelit hingga meningkatkan risiko batu ginjal.
NIH juga menyebut rasa haus, sakit kepala, mulut atau kulit kering, serta urine yang berwarna lebih gelap sebagai beberapa tanda tubuh mulai kekurangan cairan.
Pada kondisi dehidrasi berat, seseorang dapat mengalami kebingungan, pingsan, tidak mampu buang air kecil, serta detak jantung dan pernapasan yang cepat.
Berapa Banyak Air yang Dibutuhkan?
Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua orang. Kebutuhan air dipengaruhi usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, cuaca, dan faktor lainnya.
Sebagai gambaran, National Academies menetapkan angka Adequate Intake (AI) untuk total air sekitar 3,7 liter per hari bagi pria dewasa usia 19-30 tahun dan 2,7 liter bagi perempuan pada kelompok usia yang sama.
Angka tersebut merupakan total air dari minuman dan makanan, bukan berarti seluruhnya harus berasal dari air putih.
Kebutuhan tersebut juga dapat meningkat ketika seseorang aktif berolahraga atau berada di lingkungan yang panas.
Sebaliknya, seseorang tidak perlu memaksakan diri minum dalam jumlah yang sama setiap hari karena kebutuhan cairan setiap individu dapat berbeda.
Air Putih Bisa Jadi Pilihan Sederhana
Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan, air putih juga tidak mengandung kalori. CDC menyebut mengganti minuman manis dengan air putih dapat membantu mengurangi asupan kalori.
Karena itu, menjaga asupan cairan tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit.
Minum secara teratur, memperhatikan rasa haus, dan menyesuaikan asupan dengan aktivitas serta kondisi lingkungan dapat membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan.
Pada akhirnya, air putih bukan sekadar pelepas dahaga. Cairan ini merupakan bagian penting dari berbagai proses yang membuat tubuh dapat bekerja secara normal.***