JAKARTA – Mandi merupakan aktivitas sehari-hari yang tidak hanya berfungsi untuk membersihkan tubuh. Suhu air yang digunakan juga dapat memberikan sensasi dan efek yang berbeda bagi tubuh.
Mandi dengan air dingin dan air hangat sama-sama memiliki manfaat. Namun, penggunaannya dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh serta kebutuhan masing-masing.
Mandi Air Dingin
Mandi menggunakan air dingin dapat memberikan sensasi menyegarkan dan membantu tubuh terasa lebih terjaga.
Paparan air dingin juga dapat menyebabkan pembuluh darah di permukaan kulit menyempit untuk sementara.
Air dingin juga kerap digunakan setelah aktivitas fisik. Paparan dingin dapat membantu mengurangi rasa nyeri otot setelah berolahraga, meski efeknya dapat berbeda pada setiap orang.
Namun, mandi air dingin tidak selalu menjadi pilihan terbaik. Orang yang sensitif terhadap suhu dingin sebaiknya berhati-hati karena perubahan suhu secara tiba-tiba dapat membuat tubuh merasa tidak nyaman.
Mandi Air Hangat
Berbeda dengan air dingin, mandi air hangat dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Air hangat juga dapat membuat pembuluh darah melebar sehingga meningkatkan aliran darah ke permukaan tubuh.
Mandi air hangat menjelang tidur juga dapat membantu seseorang merasa lebih rileks.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mandi atau berendam dengan air hangat sebelum tidur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan mempercepat seseorang untuk tertidur.
Selain itu, uap dan kehangatan dari air dapat membantu membuat hidung terasa lebih lega ketika seseorang mengalami hidung tersumbat.
Mana yang Lebih Baik?
Tidak ada satu suhu air yang selalu paling baik untuk semua orang. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Jika ingin merasa lebih segar setelah bangun tidur atau setelah beraktivitas, air dingin dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, air hangat lebih cocok ketika tubuh membutuhkan relaksasi, terutama menjelang waktu tidur.
Meski demikian, air yang terlalu panas sebaiknya dihindari. Paparan air panas dapat menghilangkan minyak alami pada kulit dan membuat kulit menjadi kering atau iritasi.
Jangan Gunakan Air Terlalu Ekstrem
Terlepas dari pilihan air dingin atau hangat, suhu yang ekstrem sebaiknya dihindari.
Mandi dengan air yang terlalu panas dapat menyebabkan kulit kering, sedangkan air yang terlalu dingin dapat membuat tubuh mengalami respons terhadap suhu secara mendadak.
Pada akhirnya, mandi dengan air bersuhu nyaman merupakan pilihan yang paling aman untuk penggunaan sehari-hari.
Air dingin dan air hangat memiliki kelebihan masing-masing sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh.***