JAKARTA – Jasa Raharja menggelar edukasi keselamatan lalu lintas dan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta SWDKLLJ di 10 kelurahan di DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung pada 15–24 Agustus 2026 dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan bertajuk “17-an Bareng Jasfren” tersebut menyasar sekitar 3.250 peserta dari berbagai kelompok usia. Edukasi disampaikan melalui kuis interaktif, kegiatan warga, serta penyampaian materi mengenai keselamatan berkendara dan tertib administrasi kendaraan.
Pesan utama yang disampaikan berkaitan dengan dua hal, yakni pentingnya menjaga keselamatan saat berlalu lintas dan memenuhi kewajiban pembayaran PKB serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Kepatuhan tersebut dinilai berkaitan dengan keberlangsungan perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan. Karena itu, masyarakat didorong memahami bahwa tertib administrasi kendaraan juga menjadi bagian dari upaya mendukung sistem perlindungan pengguna jalan.
Perwakilan Jasa Raharja, Awaluddin, mengatakan momentum peringatan kemerdekaan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai keselamatan di jalan.
“Bagi Jasa Raharja, inilah kesempatan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyampaikan bahwa keselamatan di jalan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Kemerdekaan juga berarti setiap orang memiliki ruang untuk bergerak dengan aman, tertib, dan saling menjaga,” ujar Awaluddin.
Menurut Awaluddin, keselamatan lalu lintas bukan hanya persoalan pengguna kendaraan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kesadaran untuk tertib dan saling menjaga diperlukan agar jalan dapat digunakan secara aman oleh seluruh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja juga memperkenalkan tiga aspek yang menjadi dasar pendekatan “Jasfren”, yakni Road Safety, Empowerment, dan Network.
Road Safety berkaitan dengan peningkatan kesadaran keselamatan berlalu lintas. Empowerment diarahkan untuk mendorong masyarakat berperan aktif, sedangkan Network menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun ekosistem transportasi yang aman dan tertib.
Rangkaian kegiatan di 10 kelurahan itu melibatkan masyarakat dalam berbagai aktivitas peringatan HUT RI. Namun, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan informasi mengenai keselamatan dan kewajiban administrasi kendaraan secara langsung kepada warga.
Jasa Raharja menilai edukasi semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pesan keselamatan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya berkendara secara aman serta memenuhi kewajiban terkait kendaraan yang dimiliki.
Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang mengusung tema “Kita Indonesia, Bergerak Aman dengan Harapan”.
Melalui kegiatan tersebut, edukasi keselamatan dan kepatuhan administrasi kendaraan ditempatkan sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan masyarakat yang lebih tertib dalam berlalu lintas.



