Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, membantah menjadi pemilik kapal JKW dan Dewi Iriana yang disebut-sebut berada di area tambang nikel di Raja Ampat.
Dalam pernyataannya, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kaitan dengan kapal tersebut. Ia juga menjelaskan bahwa izin pertambangan di wilayah Raja Ampat sudah ada sejak lama, bahkan jauh sebelum masa pemerintahannya dimulai.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar luas di masyarakat, yang mengaitkan namanya dengan aktivitas pertambangan di kawasan tersebut.
Caption | Admin: Sephi