JAKARTA – Paus Leo XIV memberikan apresiasi atas tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Dalam pernyataannya di Castel Gandolfo, Roma, beliau berharap kesepakatan ini menjadi tanda berakhirnya konflik bersenjata kedua negara.
“Terima kasih kepada Tuhan,” ujar Paus Leo kepada wartawan, dilansir The Guardian, Rabu (17/6/2026). Ia menegaskan bahwa diplomasi selalu lebih baik dibandingkan kembali mengangkat senjata. “Masih akan ada beberapa poin yang harus diselesaikan, tetapi selalu lebih baik melakukannya melalui dialog, melalui negosiasi, dan bukan dengan kembali ke medan perang,” tambahnya.
Paus yang dikenal vokal menentang perang AS–Israel dengan Iran itu menekankan pentingnya mengakhiri dampak sosial dan ekonomi pascaperang. Ia juga menyerukan penghapusan senjata pemusnah massal. “Singkirkan senjata nuklir, ya, carilah kebaikan bagi semua bangsa,” tegasnya.
Kesepakatan damai berupa Memorandum of Understanding (MoU) antara AS dan Iran dijadwalkan akan ditandatangani resmi pada Jumat. Paus Leo menyebut dokumen ini sebagai langkah nyata menuju perdamaian dan kesempatan bagi dunia untuk melangkah maju demi kebaikan bersama.