NINGBO – Langkah pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari harus terhenti lebih cepat di ajang Badminton Asia Championships / BAC 2026.
Ana/Trias gagal melewati hadangan unggulan teratas dunia pada pertandingan babak 32 besar dengan total USD 550 juta ini.
Bertanding pada Rabu (8/4/2026) siang, di Ningbo Olympic Sports Center, China, Ana/Trias harus mengakui keunggulan pasangan tuan rumah Liu Sheng Shu/Tan Ning yang saat ini menempati posisi puncak ranking dunia BWF.
Dalam duel yang berlangsung di Court 1 selama 46 menit tersebut, pasangan Indonesia yang kini berada di peringkat 16 dunia tampil tertekan sejak awal dan akhirnya menyerah dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 19-21.
Ini menjadi pertemuan pertama antara kedua pasangan, sekaligus menjadi ujian berat bagi Ana/Trias yang langsung berhadapan dengan pasangan nomor satu dunia di fase awal turnamen bergengsi hampir setara BWF Super 1000.
Perbedaan kualitas dan pengalaman terlihat jelas di gim pertama ketika Liu/Tan mampu mendominasi permainan dan memaksa Ana/Trias tertinggal jauh sebelum menutup gim dengan skor meyakinkan.
Memasuki gim kedua, Ana/Trias sempat menunjukkan perlawanan lebih solid dan mampu mengimbangi permainan lawan, namun konsistensi pasangan China tetap menjadi pembeda hingga akhirnya memastikan kemenangan dua gim langsung.
Dengan hasil ini, Indonesia kehilangan satu wakil di sektor ganda putri, namun masih menyisakan dua pasangan lain yang akan melanjutkan perjuangan di babak yang sama.
Pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dijadwalkan menghadapi Chang Ching Hui/Yang Ching Tun dari Cina Taipei dalam laga yang belum digelar hingga berita ini diturunkan.
Sementara itu, duet Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi juga akan menjalani pertandingan menghadapi pasangan Singapura Tay Andrea Jacqui/Teo Eng Ker.
Harapan Indonesia kini bertumpu pada dua pasangan tersisa tersebut untuk menjaga peluang meraih hasil maksimal di kejuaraan Asia edisi 2026 ini.***