JAKARTA – Militer Israel melaporkan seorang tentaranya tewas akibat serangan drone peledak Hizbbullah di Lebanon selatan. Dengan demikian, jumlah korban tewas pada pihak militer Israel sejak awal Maret 2026 mencapai 25 orang.
AFP dan Aljazeera yang dilansir Minggu (31/5/2026), menyebutkan, Hizbullah terus melancarkan serangan drone ke wilayah Israel yang memicu aksi saling balas. Tentara yang gugur teridentifikasi sebagai Sersan Staf Michael Tyukin, 21 tahun. “Gugur dalam pertempuran di Lebanon selatan,” kata militer Israel dalam pernyataan singkat.
Secara total, 25 warga Israel tewas sejak permusuhan kembali pecah pada 2 Maret, terdiri dari 24 tentara dan satu kontraktor sipil. Ketegangan meningkat setelah Hizbullah, kelompok militan Syiah yang didukung Iran, membuka kembali front untuk mendukung Teheran pasca serangan Israel-AS.
Dalam pernyataan terpisah, militer Israel menyebut berhasil mencegat serangan pesawat musuh di Zar’it, Israel utara, pada pukul 10.49 pagi. Selain itu, dilaporkan adanya “target udara musuh yang mencurigakan” jatuh di area terbuka yang memicu sirine di sejumlah kota perbatasan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.