JAKARTA – Paris menjadi saksi lahirnya kejutan besar di Roland Garros 2026 ketika petenis muda Rusia, Diana Shnaider, secara mengejutkan menumbangkan unggulan pertama Aryna Sabalenka pada babak perempat final.
Bertanding di Lapangan Philippe-Chatrier pada Rabu, 3 Juni 2026, Shnaider yang menempati peringkat 23 dunia berhasil menang dramatis dengan skor 3-6, 7-5, 6-0 dalam durasi pertandingan 2 jam 12 menit.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting dalam karier Shnaider karena untuk pertama kalinya ia berhasil menembus babak semifinal turnamen Grand Slam.
Setelah kehilangan set pertama, Shnaider menunjukkan mental bertanding yang kuat dengan meningkatkan agresivitas dan konsistensi permainan di dua set berikutnya.
Dominasi penuh terlihat pada set ketiga ketika ia menutup pertandingan dengan kemenangan telak 6-0 atas Sabalenka.
Di sisi lain, performa Aryna Sabalenka mengalami penurunan signifikan terutama dalam hal kontrol permainan, yang tercermin dari 57 kesalahan sendiri sepanjang pertandingan.
Shnaider mengakui bahwa laga tersebut tidak berjalan mudah karena ia harus beradaptasi dengan kondisi lapangan serta tekanan menghadapi pemain papan atas dunia.
“Kondisinya sulit karena angin, dan saya sangat gugup menghadapi Aryna,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa fokus menjadi kunci utama dalam membalikkan keadaan pada pertandingan tersebut.
“Saya hanya fokus pada setiap poin dan tidak memikirkan skor,” kata Shnaider.
Petenis berusia 22 tahun itu datang ke Paris dengan catatan musim yang belum sepenuhnya konsisten, yakni 13 kemenangan dan 11 kekalahan, namun mampu membuktikan kualitasnya di ajang bergengsi ini.
Sementara itu, kekalahan ini menjadi catatan negatif bagi Sabalenka yang kembali gagal mempertahankan keunggulan melawan pemain di luar 10 besar dunia untuk ketiga kalinya musim ini.
Sebelumnya, Sabalenka juga harus mengakui keunggulan Hailey Baptiste di Madrid serta Sorana Cirstea di Roma.
Pada babak semifinal, Shnaider dijadwalkan menghadapi Maja Chwalinska yang juga mencatatkan debut semifinal Grand Slam dalam kariernya.
Pertemuan kedua pemain ini dipastikan menghadirkan sejarah baru karena salah satu di antaranya akan melangkah ke final Grand Slam pertama mereka.***