JAKARTA – Setelah dua musim yang kurang memuaskan pada ajang World Superbike (WSBK), Andrea Iannone akhirnya mengakhiri kiprahnya dengan peringkat kedelapan dan kesembilan, dengan satu kemenangan di Race 1 WSBK Aragon sebagai pencapaian puncaknya. Meskipun demikian, Pata GoEleven yang kini diperkuat oleh Lorenzo Baldassari tampaknya berusaha membuka lembaran baru tanpa ekspektasi berlebihan, mengingat sang pembalap telah dua musim tidak berada di kategori ini.
Baldassari, yang sempat menjadi runner-up World Supersport (WSSP) 2022 bersama tim EvanBros, mengalami perjalanan yang berliku. Pada 2023, ia dipromosikan ke WSBK dengan tim GMT94 Yamaha, namun hanya mencatatkan 20 poin, dengan hasil terbaiknya finis di posisi kedua di Sprint Race WSBK Emilia-Romagna. Kontraknya tidak diperpanjang, dan ia pun kembali ke WSSP untuk sisa musim 2024, memperkuat Orelac Racing VerdNatura dan kemudian pindah ke WRP by SKM. Meskipun mencoba bangkit, Baldassari hanya mengumpulkan 28 poin, menempati posisi ke-21 di klasemen akhir.
Namun, 2025 memberikan secercah harapan baru. Baldassari berhasil memperbaiki kariernya di MotoE, menembus peringkat keempat dalam klasemen sementara dan meraih beberapa podium. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun perjuangannya di WSBK tidak mudah, ia mampu kembali ke jalur yang lebih positif. GoEleven pun memberikan kesempatan kedua, yang disambut antusias oleh pembalap asal Italia tersebut.
Baldassari mengatakan, “Saya sangat gembira bahwa kesempatan ini menjadi nyata. Saya berterima kasih kepada tim, semua orang yang percaya dengan proyek dan siapa pun yang berada di samping saya. Saya termotivasi dan antusias. Saya punya beberapa tahun yang sulit, tapi tahun ini saya bangkit di MotoE, dan kini saya akan memulai musim baru dengan GoEleven. Saya tak sabar untuk memulai musim dengan tim yang luar biasa ini,” jelasnya, dilansir dari Motorsport.
Harapan Tim dan Fokus Musim 2025
Gianno Romello, pemilik tim GoEleven, menyampaikan bahwa timnya sangat yakin dengan potensi Baldassari, meskipun hasil di masa lalu tidak terlalu memuaskan. Romello menyatakan, “Saya sangat gembira dan termotivasi menyambut Lorenzo dalam tim. Saya rasa dia belum pernah memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensinya di WSBK. Saya berharap dia bisa melakukannya dengan kami.”
Romello juga menambahkan bahwa meskipun tim memulai musim tanpa ekspektasi besar, mereka yakin Baldassari dapat memberikan kontribusi positif. “Kami memulai tanpa ekspektasi besar, namun kami berharap bisa melihat kemajuan balapan demi balapan. Namun, kami sadar bahwa ada periode adaptasi terhadap kategori WSBK dan motor Ducati V4 baru. Selamat datang, Lorenzo!”
Manajer tim, Denis Sachetti, juga menekankan bahwa meski Baldassari memiliki masa-masa sulit, ia percaya bahwa pembalap berusia 29 tahun ini memiliki kemampuan untuk melaju kencang. Setelah pertemuan mereka, Sachetti semakin yakin bahwa Baldassari pantas mendapatkan kesempatan kembali di WSBK.
Target Musim Depan
Baldassari sendiri sudah menetapkan target tinggi. Ia ingin menjalani pramusim yang bagus bersama tim untuk mempersiapkan diri menuju seri pertama di Australia, yang terkenal dengan sirkuit Phillip Island yang menjadi favoritnya. “Saya akan fokus pada persiapan terbaik bersama tim dan datang ke Australia dalam kondisi siap. Phillip Island adalah trek favorit saya, jadi saya sangat menantikan untuk memulai dari sana!” ujarnya dengan penuh semangat.
Baldassari berusaha untuk mengembangkan potensi maksimalnya bersama GoEleven dan membawa tim tersebut ke posisi yang lebih baik di WSBK. Semoga kesempatan kedua ini menjadi titik balik yang membangkitkan kariernya kembali dan membawa hasil lebih baik di musim 2025.