JAKARTA – Jazz Goes To Campus (JGTC) menghadirkan pengalaman baru dalam perhelatan musiknya melalui format “The City Series” yang digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Menggabungkan sesi diskusi dan konser dalam satu rangkaian, acara ini memuncak pada konser utama yang menampilkan kolaborasi istimewa para arranger kenamaan Indonesia.
Sorotan utama tertuju pada kehadiran Erwin Gutawa, Tohpati, Ari Renaldi, dan Adra Karim yang menghadirkan aransemen eksklusif dalam format big band. Kolaborasi ini menjadi daya tarik tersendiri, menghadirkan warna musikal yang kaya melalui perpaduan gaya dan pendekatan lintas generasi.
Konser tersebut diiringi oleh Bandung Jazz Orchestra yang tampil megah namun tetap menghadirkan nuansa intim. Penampilan vokal dari Alonzo dan Rose Maryjane semakin memperkuat atmosfer pertunjukan yang dikemas dengan visual modern serta aransemen lintas genre. Pendekatan ini membuat pengalaman menonton terasa lebih dekat dan interaktif bagi penonton.
Sebelum konser dimulai, JGTC membuka rangkaian acara dengan sesi talkshow yang menghadirkan refleksi perjalanan panjang festival ini menjelang usia ke-50 tahun. Diskusi bertajuk “Pencapaian Menjelang 50 Tahun JGTC serta Harapan ke Depan” menghadirkan sejumlah tokoh lintas generasi seperti Rano Karno, Candra Darusman, Chico Hindarto, Sri Harnurga, serta Agus S. Basuni, yang dipandu oleh Kepra Prasetyo.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber menyoroti perjalanan JGTC dari masa ke masa, termasuk dinamika perkembangan jazz di Indonesia. Tema yang diangkat menegaskan fokus pada “pencapaian menjelang 50 tahun JGTC serta harapan ke depan”, sekaligus membahas bagaimana jazz beradaptasi dengan identitas lokal dan tetap relevan di tengah perkembangan kota serta generasi muda.
Format “The City Series” sendiri menjadi langkah baru JGTC untuk menghadirkan jazz yang lebih inklusif dan kontekstual. Tidak hanya sebagai hiburan, jazz diposisikan sebagai medium dialog yang mampu menjembatani berbagai generasi dan perspektif. “Jazz tidak hanya untuk dinikmati, tetapi juga untuk dipahami dan dirayakan bersama,” menjadi semangat yang diusung dalam penyelenggaraan ini.
Penyelenggaraan tahun ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan 50 tahun Jazz Goes To Campus pada 2027, sekaligus menyambut 500 tahun Kota Jakarta. Melalui perpaduan diskusi dan pertunjukan musik berkualitas, JGTC menegaskan posisinya sebagai salah satu festival jazz yang terus berkembang, tanpa meninggalkan akar artistiknya.
Dengan konsep yang segar dan kolaborasi musisi papan atas, The City Series berhasil menghadirkan jazz lebih dekat ke tengah kehidupan kota—tidak sekadar sebagai tontonan, tetapi sebagai pengalaman yang hidup dan bermakna.