Rivalitas klasik antara Lewis Hamilton dan Max Verstappen kembali membara di lintasan F1 GP Austria 2026. Menanggapi protes keras Verstappen yang menuntut dirinya dijatuhi penalti saat duel sengit mereka di Sirkuit Red Bull Ring, Hamilton—yang kini berseragam Ferrari—langsung memberikan jawaban menohok nan berkelas.
Kedua pembalap legendaris ini terlibat dalam aksi saling salip yang menegangkan demi memperebutkan posisi kedua. Meskipun bertarung ketat secara wheel-to-wheel dalam beberapa putaran, keduanya untungnya masih mampu menjaga balapan tetap bersih tanpa kecelakaan.
Kronologi Insiden: Saling Senggol di Tikungan, Ban Masuk Gravel
Ketegangan memuncak saat Verstappen mencoba melakukan manuver nekat dengan menyalip Hamilton dari sisi luar tikungan. Hamilton yang mempertahankan posisi racing line dituduh memaksa jet darat Red Bull milik Verstappen melebar hingga bannya sempat menyentuh area kerikil (gravel).
Melalui radio tim, Verstappen yang frustrasi berteriak menuntut pengawas balapan (stewards) memberikan penalti kepada Hamilton atas cara bertahannya yang dianggap terlalu agresif. Namun, setelah meninjau insiden tersebut, stewards memutuskan tidak ada pelanggaran yang perlu diinvestigasi.
Usai balapan, Hamilton (41) justru menanggapi duel tersebut dengan santai sekaligus memberikan “kuliah gratis” kepada pembalap asal Belanda itu.
“Dia melaju lewat sisi luar. Anda tidak bisa berharap bisa menyalip seorang juara dari sisi luar. Saya sendiri tidak akan berharap bisa menyalipnya dari sisi luar di titik itu dan tetap bisa mempertahankan posisi,” ujar Hamilton.
Hamilton menambahkan bahwa posisi Verstappen berada di belakang apex (titik tengah tikungan), sehingga seharusnya Verstappen-lah yang mengalah dan menurunkan kecepatan. “Saya sudah meninggalkan ruang yang cukup untuknya,” tegas Hamilton.
Mendengar respons tersebut, tensi Verstappen melunak pascabalapan. “Sesi duel dengan Lewis itu keren, tapi jujur saja hal itu membuat kami kehilangan banyak waktu,” ujar Verstappen, yang akhirnya sukses finis di posisi kedua—memisahkan duo Mercedes, George Russell dan Andrea Kimi Antonelli.
Masalah Ban Ferrari dan Defisit Kecepatan dari Mercedes
Meskipun berhasil memenangi perang urat syaraf dengan Verstappen, Hamilton tidak mampu mengulang magis kemenangannya seperti di Barcelona pekan lalu. Pembalap Inggris ini harus melorot dan puas finis di posisi kelima, disusul rekan setimnya Charles Leclerc di posisi kedelapan.
Hamilton mengakui bahwa mobil Ferrari miliknya sedang mengalami kendala besar sepanjang akhir pekan di Austria, terutama dalam hal manajemen ban dan sistem daya tahan mesin.
“Mobil kami tidak cocok dengan kompon ban mana pun hari ini. Cengkeraman ban belakang saya langsung merosot drastis di setiap sesi,” aku Hamilton kepada Sky Sports F1.
Hamilton juga menyoroti keunggulan mesin Mercedes yang jauh lebih bertenaga di trek lurus. “Ini bukan soal tenaga awal saat keluar tikungan, melainkan deployment energi di ujung trek lurus. Punya kami menurun, sementara Mercedes terus melesat. Kami harus bekerja ekstra keras untuk pembaruan berikutnya.”