JAKARTA – Tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo, berhasil melewati dua pertandingan kualifikasi untuk memastikan tiket ke babak utama Korea Open 2026 di Jinnam Stadium, Korea Selatan, Selasa (3/11/2026).
Keberhasilan tersebut membuka peluang terciptanya duel sesama pemain Indonesia antara Richie dan Alwi Farhan pada babak 16 besar turnamen BWF Super 500 ini.
Richie harus bekerja keras untuk mengamankan kelolosan setelah melewati dua pertandingan yang berlangsung hingga rubber game.
Pada pertandingan pertama, Richie menundukkan wakil Amerika Serikat, Garret Tan, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 14-21, 21-4, 21-12.
Tantangan lebih berat datang pada pertandingan penentuan melawan tunggal putra Malaysia, Eogene Ewe, yang berakhir dengan skor ketat 22-20, 17-21, 21-19.
Richie mengakui perjalanan dari babak kualifikasi tidak berjalan mudah karena kualitas lawan yang dihadapinya sudah cukup tinggi.
“Pastinya ini tidak mudah bagi saya. Walaupun babak kualifikasi tapi dengan level Super 500 lawannya sudah begitu matang,” ujarnya.
Saat menghadapi Eogene, Richie mengungkapkan bahwa kedua pemain masih berusaha membaca pola permainan masing-masing pada gim pembuka.
Ia sempat tertinggal ketika lawannya mencapai angka 20, tetapi sejumlah kesalahan Eogene pada momen krusial membuat Richie mampu merebut gim pertama.
“Lawan Eogene hari ini di gim pertama kami masih saling membaca permainan. Saya tertinggal beberapa poin ketika dia berhasil mencapai angka 20 tapi di saat kritis beberapa kali dia melakukan kesalahan sendiri dan itu menguntungkan buat saya,” katanya.
Situasi berbalik pada gim kedua ketika Richie kehilangan kendali permainan akibat terlalu terburu-buru mengakhiri pertandingan meski sempat memimpin 15-10.
Pada gim penentuan, ia kembali menghadapi tekanan setelah keunggulan poin yang cukup jauh berhasil dikejar Eogene hingga membuat permainannya kurang tenang.
“Di gim kedua kebalikannya, saya yang sudah unggul 15-10 malah banyak melakukan kesalahan sendiri, terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan. Di gim ketiga saya unggul jauh dan terkejar, ada tambahan pressure dan panik jadi mainnya malah tidak tenang,” ujarnya.
Pengalaman menghadapi tekanan tersebut menjadi pelajaran penting bagi Richie, terlebih Korea Open 2026 merupakan kesempatan debutnya di turnamen tersebut.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat penting bagi saya, saya harus banyak belajar dari situasi-situasi seperti ini,” katanya.
Richie Duta Richardo Tantang Wang Po-Wei
Setelah melewati kualifikasi, Richie langsung dihadapkan pada tantangan wakil Taiwan, Wang Po-Wei, di babak 32 besar Korea Open 2026.
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung kompetitif karena posisi kedua pemain dalam peringkat dunia BWF hanya terpaut dua tingkat.
Richie saat ini menempati peringkat ke-47 dunia, sedangkan Wang berada di posisi ke-45.
Keduanya belum pernah bertemu sebelumnya sehingga pertandingan babak pertama ini akan menjadi pertemuan perdana mereka di kompetisi internasional.
Kemenangan atas Wang akan membuka jalan bagi Richie untuk melangkah ke babak 16 besar sekaligus memperbesar peluang menghadapi rekan senegaranya, Alwi Farhan.
Alwi Farhan Hadapi Kenta Nishimoto
Namun, potensi duel sesama pemain Indonesia tersebut masih bergantung pada hasil pertandingan Alwi Farhan melawan wakil Jepang, Kenta Nishimoto.
Rekor pertemuan kedua pemain sejauh ini berimbang, yakni sama-sama mengoleksi dua kemenangan dari empat pertandingan.
Meski demikian, Alwi memiliki modal positif karena berhasil memenangi dua pertemuan terakhir mereka tanpa kehilangan satu gim pun.
Pada Asian Games 2026, Alwi mengalahkan Kenta dengan skor 21-12, 21-10.
Sebelumnya, Alwi juga mencatat kemenangan dua gim langsung atas pemain Jepang tersebut di Japan Open 2026 dengan skor 21-14, 21-11.
Jika Richie mampu melewati Wang Po-Wei dan Alwi berhasil menyingkirkan Kenta Nishimoto, Indonesia berpeluang menyaksikan pertandingan sesama wakil Merah Putih di babak 16 besar Korea Open 2026.
Peluang tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi kedua pemain Indonesia untuk memperkuat persaingan di sektor tunggal putra turnamen BWF World Tour Super 500 tersebut.
Pada pool Bawah, selain Richie dan Alwi juga Prahdiska Bagas Shujiwo yang menantang wakil Hong Kong Lee Cheuk Yiu.
Sementara di pool atas Moh. Zaki Ubaidillah menghadapi unggulan ketujuh dari Jepang Yushi Tanaka.
Lalu Muhamad Yusuf menghadapi wakil Korea Selatan Kim Hae Deun. Serta Anthony Sinisuka Ginting menghadapi wakil Korea lainnya Jeon Hyeok Jin.***