JAKARTA – Pujian terhadap Harry Kane terus mengalir setelah striker Bayern Munich tersebut meraih penghargaan Ballon d’Or 2026.
Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menjadi salah satu sosok yang menyampaikan apresiasi atas pencapaian luar biasa kapten The Three Lions tersebut.
Tuchel mengaku sudah kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kualitas permainan Kane yang selama ini tampil konsisten bersama klub maupun tim nasional.
Gelar Ballon d’Or semakin istimewa karena Kane menjadi pemain Inggris pertama yang memenangi penghargaan tersebut sejak Michael Owen pada 2001.
Berdasarkan catatan UEFA, Kane mengumpulkan 73 gol dalam 65 pertandingan bersama Bayern Munich dan timnas Inggris sepanjang musim 2025/2026.
Produktivitas tersebut membawanya mengungguli Kylian Mbappe dan Lamine Yamal dalam pemungutan suara Ballon d’Or 2026.
Tuchel Akui Kehabisan Kata-kata Memuji Kane
Tuchel menyampaikan ucapan selamat kepada Kane sekaligus menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan yang pantas atas kontribusi sang striker.
“Selamat, Harry, atas penghargaan Ballon d’Or yang memang layak kamu dapatkan,” ungkap Tuchel seperti dilansir SB Nation, Senin (2/11/2026).
“Saya sudah kehabisan kata-kata untuk menggambarkan penampilanmu sejak lama, tetapi saya sangat senang dunia sepak bola akhirnya memberikan pengakuan resmi atas kemampuanmu.”
“Menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun yang meraih penghargaan bergengsi ini membuat pencapaian tersebut semakin istimewa, dan kami beruntung memiliki kamu sebagai pemimpin.”
“Saya tahu kamu akan menikmati momen ini bersama orang-orang tercinta, sebelum kembali melakukan hal yang paling kamu kuasai, yakni mencetak gol dan memenangkan pertandingan,” ujar Tuchel.
Pernyataan tersebut memperlihatkan betapa besarnya kepercayaan Tuchel terhadap Kane, bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sosok penting dalam kepemimpinan timnas Inggris.
Ballon d’Or Melengkapi Musim Spektakuler Kane
Penghargaan Ballon d’Or 2026 menjadi pencapaian individu terbesar Kane setelah melewati musim yang sangat produktif bersama Bayern Munich.
Dari total 73 gol, sebanyak 61 gol dicetaknya untuk Bayern, sedangkan 12 lainnya disumbangkan ketika memperkuat timnas Inggris.
Kane juga membantu Bayern mempertahankan gelar Bundesliga dan meraih trofi DFB-Pokal serta Franz Beckenbauer Supercup.
Tidak berhenti di situ, ia turut mendapatkan Gerd Müller Trophy sebagai penyerang putra terbaik setelah menjadi salah satu pemain paling produktif di Eropa.
Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan Kane sebagai salah satu penyerang paling berpengaruh dalam sepak bola modern.
Tantangan Berikutnya: Kembali Mencetak Gol
Pesan penutup Tuchel menjadi gambaran menarik mengenai karakter Kane yang dikenal memiliki profesionalisme dan konsistensi tinggi.
Menurut Tuchel, Kane berhak menikmati keberhasilan bersejarah tersebut bersama keluarga dan orang-orang terdekat sebelum kembali menjalankan tugasnya di lapangan.
Bagi Bayern Munich dan timnas Inggris, keberadaan Kane tetap menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kini, setelah mendapatkan pengakuan tertinggi secara individu, tantangan Kane adalah mempertahankan ketajamannya dan membuktikan bahwa penghargaan tersebut bukan akhir dari perjalanan kariernya.***