JAKARTA – Posisi Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United ternyata belum berada di ujung tanduk meski tim berjuluk Setan Merah tersebut sedang mengalami periode sulit.
Jurnalis transfer Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa manajemen MU masih memberikan kepercayaan kepada Carrick untuk memimpin tim dalam dua pertandingan berikutnya.
Mengutip laporan TEAMTalk, Senin (2/11/2026), dua laga tersebut adalah menghadapi AS Roma dan Aston Villa sebelum kompetisi memasuki jeda internasional.
Keputusan itu cukup mengejutkan mengingat performa Manchester United sedang mengalami kemerosotan tajam dengan catatan sembilan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi.
Sepanjang musim ini, MU juga baru mengemas dua kemenangan dari 13 pertandingan yang telah dimainkan.
Tekanan terhadap Carrick semakin besar setelah Manchester United menelan kekalahan beruntun dari Como dan AFC Bournemouth.
Situasi tersebut sempat memunculkan spekulasi bahwa manajemen klub akan segera mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Inggris tersebut.
Namun, kekalahan 0-2 dari Chelsea saat MU bermain dengan 10 pemain pada Sabtu lalu ternyata belum membuat manajemen mengambil keputusan pemecatan.
Sikap Manajemen MU
Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa petinggi Manchester United masih ingin memberikan kesempatan kepada Carrick untuk memperbaiki keadaan.
Dalam penjelasannya melalui kanal YouTube, Romano menyebut manajemen klub memilih mempertahankan kepercayaan kepada sang pelatih untuk dua pertandingan mendatang.
“Michael Carrick diperkirakan akan tetap memimpin tim saat menghadapi Roma.”
“Manchester United berniat untuk mempercayai Michael Carrick dalam pertandingan-pertandingan ini.”
“Tentu saja, kita akan melihat bagaimana hasil pertandingan melawan Roma, tetapi secara umum klub ingin tetap memberikan kepercayaan kepada Carrick untuk laga-laga berikutnya.”
“Setelah itu, jeda internasional akan tiba. Dengan demikian, akan ada waktu yang lebih panjang bagi klub untuk mengevaluasi situasi dan mengambil keputusan akhir mengenai posisi pelatih.”
Jeda internasional menjadi momentum penting bagi jajaran petinggi MU untuk mengevaluasi kinerja Carrick sekaligus mempertimbangkan berbagai alternatif kepelatihan.
Peluang Bertahan Ternyata Masih Besar
Romano juga menyampaikan perkembangan yang cukup mengejutkan mengenai peluang Carrick mempertahankan pekerjaannya di Old Trafford.
Menurutnya, pihak INEOS masih menilai Carrick memiliki kesempatan besar untuk melewati krisis dan tetap menjadi pelatih Manchester United.
Bahkan, situasi yang sangat buruk harus kembali terjadi agar pemecatan Carrick benar-benar dilakukan sebelum jeda internasional.
“Saat ini, perasaan di Manchester United adalah Michael Carrick memiliki peluang yang sangat bagus untuk melewati krisis ini dan tetap memimpin tim dalam pertandingan-pertandingan mendatang.”
“Periode menjelang jeda internasional akan menjadi sangat penting. Mereka akan mengevaluasi seluruh pilihan dan kemungkinan dengan melibatkan pemilik klub, jajaran direktur, serta semua pihak di Manchester United sebelum mengambil keputusan mengenai masa depan klub.”
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa manajemen belum menutup pintu bagi Carrick, meskipun hasil pertandingan berikutnya akan menjadi bahan pertimbangan penting.
AS Roma Jadi Ujian Berat Manchester United
Romano menilai pertandingan melawan AS Roma di kompetisi Liga Champions bukanlah tantangan yang mudah bagi Manchester United.
Roma datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memperlihatkan performa impresif di kompetisi domestik Italia.
Klub ibu kota Italia tersebut disebut mampu meraih kemenangan dalam sebagian besar pertandingan Serie A dan menunjukkan konsistensi permainan yang mengesankan.
Performa Roma di Liga Champions juga dinilai cukup kompetitif meskipun mereka sempat mengalami kekalahan dari Real Madrid.
Romano menilai Roma tetap mampu memberikan perlawanan sengit dalam pertandingan tersebut hingga 10-15 menit terakhir.
“Jadi, pertandingan ini tidak akan mudah. Ini akan menjadi ujian lainnya bagi Manchester United.”
Tantangan tersebut membuat pertandingan kontra Roma memiliki arti lebih besar bagi Carrick, terutama ketika masa depannya sedang menjadi sorotan.
Jeda Internasional Jadi Momentum Keputusan
Romano menegaskan bahwa Manchester United kemungkinan baru akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap posisi pelatih ketika jeda internasional tiba.
Pada periode tersebut, pemilik klub, direktur, dan jajaran pengambil keputusan akan membahas seluruh kemungkinan terkait masa depan Carrick.
Namun, keputusan itu masih bisa berubah apabila Manchester United kembali gagal meraih kemenangan dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
“Namun, secara umum, dengan semakin dekatnya jeda internasional, itulah waktu ketika Manchester United bisa mengevaluasi situasi secara menyeluruh, kecuali terjadi sesuatu yang sangat luar biasa dan mereka kembali gagal memenangkan pertandingan dalam beberapa pekan mendatang.”
Dengan demikian, dua pertandingan melawan AS Roma dan Aston Villa menjadi kesempatan penting bagi Carrick untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak mendapatkan kepercayaan manajemen.
Hasil positif dapat memperkuat posisinya, sedangkan kegagalan kembali meraih kemenangan berpotensi mempercepat keputusan besar di kursi kepelatihan Manchester United.***