JAKARTA – Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, mencatatkan namanya dalam sejarah Formula 1 (F1) setelah memastikan gelar juara dunia 2026 pada usia 20 tahun.
Pembalap asal Italia tersebut mengunci gelar setelah menyelesaikan Grand Prix (GP) Mexico City di posisi ketiga, Minggu (1/11/2026).
Hasil itu sudah cukup untuk memastikan Antonelli menjadi juara dunia, meskipun balapan dimenangi Max Verstappen dari Red Bull, disusul Lewis Hamilton yang memperkuat Ferrari.
Berdasarkan catatan Federasi Otomotif Internasional (FIA), Antonelli meraih gelar tersebut ketika berusia 20 tahun 68 hari.
Pencapaian itu sekaligus meruntuhkan rekor Sebastian Vettel yang sebelumnya menjadi juara dunia F1 termuda pada usia 23 tahun 134 hari pada 2010.
Keberhasilan Antonelli menjadi salah satu pencapaian terbesar Mercedes pada musim 2026, sekaligus membuktikan kemampuannya bersaing di level tertinggi meski baru menjalani musim kedua di Formula 1.
Usai memastikan gelar, Antonelli menyampaikan rasa bahagia sekaligus mengapresiasi dukungan tim Mercedes dan keluarganya yang mendampingi perjalanan kariernya.
“Tanpa mereka, saya tidak akan berada di sini, tanpa Mercedes, tanpa keluarga saya. Jadi, saya sangat bersyukur atas momen ini,” ujar Antonelli dalam wawancara seusai balapan yang dikutip dari laman resmi FIA, Senin (2/11/2026).
Gelar tersebut juga mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia Formula 1.
Antonelli menjadi pembalap Italia pertama yang berhasil merebut gelar juara dunia F1 sejak Alberto Ascari meraihnya pada 1953.
Dengan usia yang masih 20 tahun, keberhasilan ini menempatkan Antonelli sebagai salah satu pembalap muda paling bersejarah dalam perjalanan kompetisi Formula 1.***