SUMUT – PSMS Medan siap menurunkan kekuatan terbaik saat menjamu Persija Jakarta pada laga perdana Grup A I.League Cup 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (3/11/2026) pukul 19.00 WIB. Bermodalkan kemenangan atas PSGC Ciamis, Ayam Kinantan bertekad memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk meraih hasil maksimal.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memastikan persiapan tim difokuskan untuk menghadapi Macan Kemayoran. Ia ingin para pemain menjaga momentum positif sekaligus menunjukkan penampilan terbaik di hadapan pendukung sendiri.
Kemenangan 2-1 atas PSGC Ciamis pada Sabtu (31/10/2026) menjadi modal penting bagi PSMS. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Galuh Ciamis tersebut, dua gol kemenangan Ayam Kinantan diborong Phillerson. Sementara itu, PSGC hanya mampu membalas melalui eksekusi penalti Ezekhiel Ndouassel menjelang pertandingan berakhir.
Hasil tersebut menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Angelo Meneses dan rekan-rekan sebelum menghadapi Persija. Namun, Eko mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan kemenangan sebelumnya. Apalagi, Persija merupakan tim yang memiliki pengalaman dan kualitas untuk memberikan perlawanan sengit.
“Yang pasti kita persiapkan. Pemain yang kita mainkan yang terbaik. Kita main di home, apalagi lawan kita Persija,” kata Eko seusai pertandingan melawan PSGC Ciamis.
Menghadapi Persija, PSMS juga memiliki catatan pertemuan yang perlu menjadi perhatian. Kedua tim sebelumnya pernah berjumpa dalam turnamen pramusim Piala Presiden. Ketika itu, Ayam Kinantan harus mengakui keunggulan Macan Kemayoran setelah kalah telak 1-4.
Hasil tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi tim pelatih dalam mempersiapkan pertandingan kali ini. PSMS perlu memperbaiki sejumlah aspek permainan, terutama menjaga kedisiplinan pertahanan dan meningkatkan efektivitas serangan agar tidak kembali kehilangan poin.
Eko sendiri mengapresiasi perjuangan para pemain saat mengalahkan PSGC. Menurut dia, kemenangan tersebut tidak terlepas dari kemampuan anak asuhnya menjalankan pola permainan yang telah disiapkan selama sesi latihan.
Ia menilai komitmen pemain dalam menerapkan instruksi di lapangan menjadi salah satu faktor penting yang membawa PSMS meraih hasil positif di kandang lawan.
“Kami bermain dengan pola permainan sendiri. Yang pasti perjuangan pemain luar biasa, terlihat dari latihan beberapa hari ini, terlepas Ciamis main seperti apa,” tutur mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.
Tambahan tiga poin dari Ciamis turut menjaga persaingan PSMS di papan atas klasemen sementara Grup A. Saat ini, Ayam Kinantan mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan dan berada dalam persaingan ketat dengan PSPS Pekanbaru yang memimpin klasemen dengan keunggulan dua angka.
Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Persija menjadi kesempatan bagi PSMS untuk menjaga tren positif sekaligus memperkuat posisi dalam persaingan grup.
Dukungan suporter di Stadion Utama Sumatera Utara juga diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi skuad asuhan Eko Purdjianto. Bermain di hadapan publik sendiri, PSMS memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa kemenangan atas PSGC bukan sekadar hasil sesaat.
Kini, tantangan Ayam Kinantan adalah menjaga konsistensi permainan ketika menghadapi Macan Kemayoran. Dengan kekuatan terbaik yang disiapkan, PSMS berharap mampu memberikan perlawanan maksimal dan mengamankan poin di laga kandang tersebut.