JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 398.642 kendaraan masuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selama periode libur panjang 31 Mei-1 Juni 2026, bertepatan dengan Iduladha 1447 H, Waisahk, dan Hari Lahir Pancasila.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut angka tersebut naik 30,52 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 305.434 kendaraan. Distribusi arus masuk didominasi dari arah timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 205.350 kendaraan atau 51,5 persen, disusul dari selatan (Puncak) 101.751 kendaraan (25,5 persen), dan barat (Merak) 91.541 kendaraan (23 persen).
Rinciannya, arus dari Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencapai 104.278 kendaraan, melonjak 69,03 persen dari kondisi normal. Dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 101.072 kendaraan, naik 37,41 persen. Dari arah selatan, GT Ciawi mencatat 101.751 kendaraan, meningkat 29,71 persen. Sementara dari arah barat, GT Cikupa mencatat 91.541 kendaraan, turun tipis 0,22 persen.
Puncak arus balik terjadi pada Senin (1/6), bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, dengan volume mencapai 199.349 kendaraan atau naik 53,71 persen dari kondisi normal.
Rivan menegaskan kelancaran arus lalu lintas didukung sinergi Jasa Marga, Kepolisian, dan Kementerian Perhubungan melalui rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan pengaturan situasional. Pemantauan dilakukan secara real time melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), sementara aplikasi Travoy menjadi asisten digital favorit pengguna jalan untuk akses CCTV, lokasi rest area, tarif tol, hingga bantuan darurat.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi prima, mencukupi bahan bakar serta saldo uang elektronik, dan memanfaatkan rest area bila lelah.