JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp99,9 miliar untuk meluncurkan program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) daerah yang dijadwalkan mulai berjalan pada 2027.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan pascasarjana di luar negeri.
Sebanyak 100 mahasiswa direncanakan menjadi penerima manfaat pada tahap awal dengan tujuan studi di 11 negara.
Program tersebut dirancang untuk membiayai pendidikan jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).
Berdasarkan rencana yang dipaparkan Pemprov Jakarta, kuota awal terdiri atas 70 penerima beasiswa jenjang S2 dan 30 penerima untuk jenjang S3.
Seluruh penerima nantinya akan dipilih melalui proses seleksi yang mempertimbangkan prestasi akademik, potensi kepemimpinan, serta persyaratan lain yang akan ditetapkan dalam petunjuk teknis program.
Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Nahdiana, menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp99,9 miliar telah masuk dalam rancangan program beasiswa.
Dana tersebut diproyeksikan untuk mendukung pembiayaan studi para mahasiswa yang berhasil lolos seleksi.
Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah masih melakukan koordinasi dengan pihak LPDP terkait mekanisme pelaksanaan agar program dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Beasiswa ini diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi putra-putri Jakarta untuk menempuh pendidikan di berbagai universitas terbaik dunia.
Adapun 11 negara tujuan dipilih karena memiliki reputasi tinggi dalam bidang pendidikan dan menjadi destinasi favorit mahasiswa internasional.
Melalui program tersebut, pemerintah ingin melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi global sekaligus mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Jakarta setelah menyelesaikan studi.
Selain memberikan dukungan pembiayaan pendidikan, program LPDP Jakarta juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Pemerintah menilai investasi pada pendidikan merupakan salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan daya saing daerah, terutama ketika Jakarta terus mengembangkan perannya sebagai kota global yang berorientasi pada ekonomi berbasis pengetahuan.
Keberadaan beasiswa daerah ini juga melengkapi berbagai program peningkatan kualitas pendidikan yang selama ini telah dijalankan Pemprov Jakarta.
Jika sebelumnya berbagai bantuan pendidikan lebih banyak menyasar jenjang pendidikan dasar hingga sarjana, maka program LPDP Jakarta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan studi ke tingkat yang lebih tinggi di perguruan tinggi luar negeri dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah.
Meski demikian, rincian mengenai persyaratan pendaftaran, daftar universitas tujuan, bidang studi prioritas, hingga jadwal seleksi masih dalam tahap penyusunan.
Pemerintah menyatakan seluruh mekanisme akan diumumkan secara resmi sebelum program dibuka pada 2027.
Dengan demikian, calon peserta memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kemampuan akademik, sertifikat bahasa asing, maupun dokumen lain yang dibutuhkan selama proses seleksi.
Rencana peluncuran LPDP Jakarta mendapat perhatian karena menjadi salah satu program pendidikan dengan nilai anggaran yang cukup besar di tingkat pemerintah daerah.
Besarnya investasi tersebut menunjukkan komitmen Pemprov Jakarta dalam membangun generasi muda yang memiliki kapasitas akademik, kemampuan riset, dan pengalaman internasional.
Harapannya, para penerima beasiswa dapat kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi untuk berkontribusi dalam pembangunan Jakarta melalui inovasi, penelitian, maupun kebijakan publik yang lebih berkualitas.***



