Ketegangan antara pemerintah Indonesia dan Wikimedia Foundation memasuki babak baru. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, menegaskan bahwa kementeriannya tidak akan tinggal diam terkait status Wikipedia yang hingga kini belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.
“Wikipedia, akan ada pertemuan besok. Akan ada pemanggilan yang dilakukan besok. Nanti kita kabari update-nya,” ujar Meutya dalam jumpa pers di kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Ancaman Blokir dalam 7 Hari
Peringatan ini bukan gertakan sambal. Akun resmi X @idwiki sebelumnya telah mengungkapkan bahwa seluruh proyek Wikimedia, termasuk Wikipedia dan Wikimedia Commons, berpotensi tidak bisa diakses di tanah air jika kewajiban pendaftaran PSE tidak dipenuhi dalam waktu 7 hari kerja.
Pihak Wikipedia sendiri sempat menyuarakan kekhawatiran bahwa aturan PSE merupakan bentuk penyensoran di ruang digital. Namun, argumen ini ditepis tegas oleh pemerintah.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa aturan PSE adalah fondasi utama untuk menciptakan tata kelola dunia maya yang adil dan tertib di Indonesia. Tidak ada pengecualian, termasuk bagi platform nonprofit seperti Wikipedia.
“Jika masih belum ada kepatuhan terhadap hukum di Indonesia, maka kami akan mengambil langkah tegas berupa pemblokiran,” tegas Alex.
Pertemuan esok hari diharapkan menjadi solusi jalan tengah agar jutaan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Indonesia tidak kehilangan akses ke gudang ilmu pengetahuan tersebut. Apakah Wikipedia akan melunak dan mengikuti aturan hukum di Indonesia, atau justru memilih untuk membiarkan layanannya “padam” di tanah air? Jawabannya akan segera terungkap setelah pertemuan Kamis besok.