Kabar gembira bagi para kolektor dan investor. Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi memperkenalkan BPA Fair 2026, sebuah inovasi perdana yang dirancang untuk mengubah wajah pengelolaan aset negara hasil penegakan hukum. Rangkaian acara bergengsi ini akan digelar maraton mulai 18 hingga 22 Mei 2026.
Kepala BPA, Kuntadi, menegaskan bahwa perhelatan ini adalah game changer untuk mengatasi rendahnya respons lelang di masa lalu dengan cara yang lebih modern, digital, dan terbuka bagi siapa saja.
Koleksi Mewah Senilai Ratusan Miliar
Jangan lewatkan kesempatan memiliki aset eksklusif dengan harga kompetitif. BPA mengestimasi nilai aset bergerak yang akan dilelang mencapai lebih dari Rp100 miliar. Dari total 400 lebih aset yang terbagi dalam 245 lot, beberapa barang “bintang” yang dipastikan menarik perhatian antara lain:
-
Kendaraan: Deretan mobil sport dan kendaraan bernilai tinggi lainnya.
-
Karya Seni: Lukisan berbahan emas dengan nilai artistik tinggi.
-
Lifestyle: Koleksi tas mewah, perhiasan, hingga jam tangan branded.
Sekitar 90% dari koleksi ini merupakan aset bergerak, sehingga calon pembeli bisa melihat dan memeriksa langsung kondisi fisik objek lelang sebelum mengajukan penawaran.
Transparansi Lewat Digitalisasi
Melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Keuangan (KPKNL) serta Bank Himbara (BNI, Mandiri, dan BSI), seluruh proses pendaftaran hingga pembayaran dilakukan secara digital melalui e-catalogue resmi. Langkah ini diambil untuk menjamin akses yang setara dan transparan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Penegakan hukum tidak hanya berhenti pada penangkapan, tetapi juga pemulihan kerugian negara. BPA Fair adalah wujud nyata transparansi kami dalam mengembalikan aset tersebut menjadi nilai manfaat bagi ekonomi nasional,” tegas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, Rabu (22/4/2026).
Sinergi ini turut mendapat apresiasi dari para petinggi bank pelat merah. Perbankan tidak hanya mendukung sistem pembayaran, tetapi juga membantu menjaring pembeli potensial yang tepat guna mendorong target penjualan sebesar 75% dari total aset yang ditawarkan.
BPA Fair 2026 bukan sekadar ajang jual-beli; ini adalah momentum bagi publik untuk memahami bagaimana negara merawat dan mengelola aset sitaan agar tetap memiliki nilai ekonomi tinggi sebelum dikembalikan ke kas negara.