Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh kabar miring dari salah satu kampus negeri ternama di Jawa Timur. Seorang mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) berinisial YIP, mendadak viral setelah diduga kuat melakukan korupsi dan menyalahgunakan dana iuran sukarela dari sesama mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) periode 2025/2026. Nilai dana yang diselewengkan pun terbilang fantastis, yakni mencapai Rp97 juta.
Merujuk pada unggahan akun Instagram @unairjournal, dana puluhan juta tersebut dihimpun dari sumbangan sukarela yang seharusnya dialokasikan untuk biaya operasional organisasi serta kesejahteraan para mahasiswa penerima KIP-K itu sendiri. Namun, dana dari mahasiswa kurang mampu tersebut diduga kuat menguap ke kantong pribadi.
Mirisnya, YIP bukan mahasiswa biasa. Mahasiswi Program Studi D4 Manajemen Perkantoran Digital Fakultas Vokasi angkatan 2023 ini ternyata memegang posisi strategis sebagai Menteri Keuangan di Airlangga University Bidik Misi Organization (AUBMO).
Modus Operandi: Diselipkan di Antara Berkas SPJ
Berdasarkan penuturan pihak @unairjournal, penarikan iuran ini dilakukan secara rapi dengan cara diselipkan bersamaan dengan momen pengisian Surat Pertanggungjawaban (SPJ) akademik yang rutin dilakukan mahasiswa di setiap akhir semester.
Hingga saat ini, jumlah pasti mahasiswa yang menjadi korban dari praktik ini memang belum bisa dipetakan secara detail. Namun, cakupan sumber dananya diduga sangat luas.
“Kenapa kok ke situ dugaan sumber korupsinya? Karena organisasi ini pasti cuma dapat RKAT atau anggaran dari kampus nggak sebesar itu, paling cuma di bawah Rp10 juta untuk kegiatan selama setahun. Lha ini yang dikorupsi nominalnya hampir Rp100 juta. Pasti dari iuran itu,” ungkap admin akun tersebut kepada detikJatim, Senin (15/6/2026).
Kecaman Keras: Disebut Pengkhianatan Bejat
Lantaran dana yang ditilep merupakan uang swadaya dari kalangan mahasiswa yang membutuhkan bantuan finansial pendidikan, tindakan YIP memicu gelombang amarah dan kecaman keras di lingkungan internal kampus. Tata kelola keuangan yang tidak transparan ini dinilai mencederai nilai-nilai moral kemahasiswaan.
“Tindakan YIP, Menteri Keuangan Airlangga University Bidik Misi Organization (AUBMO) atau organisasi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) periode 2025/2026, yang menggelapkan dana hingga Rp97 juta adalah sebuah pengkhianatan yang sangat bejat,” tulis takarir tegas dalam unggahan akun @unairjournal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak rektorat Universitas Airlangga (Unair) telah dihubungi untuk memberikan konfirmasi dan klarifikasi resmi terkait isu penyelewengan dana yang tengah viral di kalangan mahasiswanya tersebut. Namun, pihak kampus terpantau belum memberikan respons ataupun pernyataan resmi.