JAKARTA – Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli Indonesia yang musim lalu mengantar Red Sparks ke final V-League putri setelah penantian 13 tahun, resmi berpisah dengan klub Turkiye, Manisa BBSK. Statusnya sebagai pemain kuota Asia yang tampil setara dengan ace asing kemabli memicu spekulasi soal kemungkinan comeback ke V-League.
Manisa BBSK mengumumkan pemutusan kontrak Mega melalui media sosial pada 29 Oktober waktu setempat. Mega kini kembali ke tanah air untuk memperkuat tim dalam Turnamen Divisi Premier Revoli 2025–2026. Dalam pernyataan resmi, pihak klub menyebut, “Ia seharusnya kembali ke tim kami tiga hari setelah turnamen berakhir, tetapi karena jadwal padat tim nasional selama musim berlangsung, ia menyatakan tidak ingin kembali ke Turki dan meminta pemutusan kontrak.”
Sebelumnya, Mega juga menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Jeonggwanjang usai musim 2024–2025. Keputusan itu diambil demi menghabiskan lebih banyak waktu bersama sang ibu yang tengah sakit. Ia kini mempertimbangkan bermain di klub Indonesia atau liga Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam.
Dilansir dari laman KOVO, Jumat (31/10/2025), catatan statistik Mega pada V-League terbilang impresif. Pada musim debut 2023–2024, ia menempati peringkat 7 liga dan menjadi top scorer tim dengan 736 poin, serta menempati posisi keempat dalam efektivitas serangan (43,95%). Musim berikutnya, ia naik ke peringkat 3 poin (802 poin), memimpin tingkat keberhasilan serangan (48,06%), dan mendominasi semua kategori serangan: terbuka, waktu berbeda, dan belakang. Penampilannya di babak playoff dan final kejuaraan juga mencuri perhatian, terutama saat bersaing ketat dengan legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Jeonggwanjang sendiri memiliki hubungan emosional dengan Mega. Pelatih Go Hee-jin bahkan terbang ke Indonesia pada Juli lalu untuk menghadiri pernikahan sang pemain. Kini, klub tengah menghadapi tantangan pemulihan cedera Wipawee Srithong, pemain kuota Asia yang dipilih di urutan ke-7 dalam draft. Wipawee masih menjalani rehabilitasi pasca operasi ligamen lutut kiri.
Meski V-League musim 2025–2026 telah dimulai sejak 18 Oktober, Mega tidak dapat ambil bagian karena tidak mendaftar dalam draft kuota Asia April lalu. Namun, peluang terbuka lebar musim depan berkat sistem kontrak bebas kuota Asia yang akan diterapkan. Sebagai pemain kuota Asia paling berprestasi sepanjang sejarah liga, Mega diperkirakan akan mendapat perlakuan setara ace asing, termasuk dalam hal gaji.
Untuk saat ini, Mega fokus mempersiapkan diri sebagai bagian dari tim nasional Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Bangkok, Thailand, pada 9–20 Desember. Tanacha Suksod dari Pepper Savings Bank juga akan absen selama sebulan mulai 25 November karena memperkuat tim nasional Thailand di ajang yang sama.