MEMPERINGATI SATU DEKADE KEGAGALAN UPAYA KUDETA MILITER 15 JULI 2016, KEDUTAAN BESAR TURKI DI INDONESIA AJAK WARGA REFLEKSI PENTINGNYA MENJAGA NILAI DEMOKRASI!
Kedua Negara terus mempererat hubungan bilateral melalui pertukaran nilai sejarah. Kedutaan Besar Republik Turki di Indonesia menggelar rangkaian acara peringatan Hari Demokrasi dan Ketahanan Nasional di Jakarta. Melalui seminar ilmiah, pameran foto perjuangan, dan pemutaran film dokumenter, momen ini didedikasikan untuk mengenang 10 tahun perlawanan serta keberhasilan rakyat Turki dalam menggagalkan upaya kudeta berdarah pada 15 Juli 2016 silam.
Duta Besar Turki untuk Indonesia, Talip Küçükcan, menegaskan bahwa dalam kurun waktu satu dekade terakhir, negaranya memetik pelajaran besar bahwa institusi demokrasi harus dibangun secara kuat dan tangguh. Ia menambahkan, jika suatu negara gagal mempertahankan sistem demokrasinya, maka seluruh penegakan hak asasi manusia (HAM) di dalamnya akan ikut rusak.
Sementara itu, Akademisi Universitas Indonesia (UI) Sekaligus Sekretaris Program Studi Kajian Ketahanan Nasional, Muhammad Syaroni Rofii, menilai forum ini sangat penting sebagai wujud kehendak kuat masyarakat Turki untuk tidak memberikan ruang bagi pengulangan kudeta militer terhadap pemerintahan yang sah dan terpilih secara demokratis. Pengalaman ini diharapkan mampu menjadi pembelajaran geopolitik yang berharga bagi negara lain, termasuk Indonesia, dalam memperkuat pilar ketahanan nasional di tengah tantangan global.
Bagaimana pandangan Anda mengenai solidnya perjuangan rakyat dalam menjaga kedaulatan negara dari kudeta? Tulis opini Anda di kolom komentar. Jangan lupa klik like, share, dan subscribe YouTube Garuda TV.
Editor & Uploader: BS