Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan kuliah umum yang berbobot di Nankai University, Tianjin, China. Di hadapan para akademisi dan mahasiswa, Menkeu memaparkan 8 klaster program kerja prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mencakup ketahanan pangan, kemandirian energi, peningkatan kualitas pendidikan, jaminan kesehatan, hingga hilirisasi industri strategis.
Langkah pembangunan inklusif ini didukung penuh oleh penguatan sektor pertahanan, penegakan hukum yang berkeadilan, percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan, serta diplomasi ekonomi demi memastikan ketangguhan nasional yang terkoordinasi.
Dalam pidato ilmiahnya, Menkeu menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi sangat kuat dengan dukungan fiskal yang sehat dan manajemen anggaran yang prudent. Terbukti, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada Kuartal I melaju kencang di angka 5,61% (YoY), berhasil mengungguli rata-rata negara anggota G20 dan ASEAN. Kinerja impresif ini juga diperkuat oleh inflasi yang terkendali di angka 3,08% serta defisit anggaran yang konsisten terjaga aman di bawah batas 3%.
Bagaimana pendapat Anda mengenai capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang melesat di tingkat internasional ini? Tulis opini Anda di kolom komentar.
Editor & Uploader: BS