JAKARTA – Inter Miami berada dalam situasi genting setelah kalah 1-2 dari Monterrey pada laga kedua Leagues Cup 2026.
Kekalahan tersebut membuat klub Florida itu harus bekerja ekstra keras pada pertandingan terakhir fase grup.
Sebelumnya, Inter Miami membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-2 atas Atletico San Luis.
Namun, situasi berubah drastis menjelang duel kontra Monterrey karena Lionel Messi meninggalkan tim untuk pulang ke Argentina.
Messi mendapat kabar duka mengenai meninggalnya sang ayah dan kemudian mengambil cuti untuk menghadiri proses pemakaman.
Absennya kapten sekaligus pemain utama itu terasa kuat dalam pertandingan menghadapi Monterrey.
Inter Miami bahkan menggelar momen mengheningkan cipta sebelum pertandingan sebagai bentuk penghormatan atas keluarga Messi.
Mengutip World Soccer Talk, Senin (10/8/2026), krisis lini depan semakin berat karena Luis Suarez, German Berterame, Mateo Silvetti, dan Tadeo Allende juga tidak tersedia.
Kondisi tersebut membuat pelatih harus mengandalkan pemain muda untuk mengisi sektor serangan.
Daniel Pinter kemudian mendapat kesempatan tampil bersama Lovens Delinois yang menjalani debut senior setelah dipanggil dari Inter Miami II.
Inter Miami sebenarnya mampu membuka keunggulan melalui Rodrigo De Paul pada menit ke-32.
De Paul melepaskan tembakan jarak jauh spektakuler sebelum merayakan gol dengan memperlihatkan jersey Messi di balik seragamnya.
Gestur tersebut menjadi penghormatan emosional De Paul kepada sahabat sekaligus rekan setimnya yang sedang berduka.
Monterrey kemudian menyamakan skor melalui Hugo Cuypers pada awal babak kedua.
Drama semakin menyakitkan bagi Inter Miami setelah Diego Rossi mencetak gol kemenangan pada menit ke-90.
Hasil 1-2 tersebut membuat Inter Miami kehilangan peluang penting untuk mengamankan posisi menuju fase berikutnya.
Kini, perhatian Inter Miami tertuju pada pertandingan terakhir melawan Club Leon.
Duel tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu, 12 Agustus waktu setempat di Nu Stadium, dengan tanggal siaran internasional dapat bergeser menjadi 13 Agustus karena perbedaan zona waktu.
Leon datang dengan modal sempurna setelah mengalahkan Nashville SC 1-0 dan Orlando City 2-1 dalam dua pertandingan awal.
Situasi itu membuat Inter Miami menghadapi lawan yang sedang berada dalam momentum positif.
Lebih buruk lagi, Inter Miami tidak sepenuhnya mengendalikan peluang mereka untuk lolos ke babak gugur.
Dalam format Leagues Cup sejak 2025, empat klub MLS terbaik dan empat tim Liga MX terbaik berhak melaju ke perempat final.
Artinya, posisi akhir Inter Miami juga dipengaruhi hasil pertandingan klub-klub lain di klasemen.
Inter Miami saat ini memiliki tiga poin dengan catatan lima gol memasukkan dan empat gol kebobolan.
Beberapa klub di atas mereka memiliki keunggulan poin dan selisih gol yang membuat persaingan menuju delapan besar semakin sulit.
Charlotte FC, Austin FC, FC Cincinnati, Chicago Fire, Columbus Crew, dan FC Dallas bahkan mengawali dua pertandingan dengan kemenangan sempurna.
Mayoritas pesaing tersebut juga mempunyai selisih gol positif yang cukup besar.
Karena itu, Inter Miami membutuhkan kemenangan dengan margin besar sekaligus berharap sejumlah pesaing kehilangan poin.
LAFC yang berada di posisi lebih tinggi juga menjadi salah satu tim yang perlu tergelincir agar peluang Miami tetap terbuka.
Real Salt Lake, Portland Timbers, dan Nashville SC turut menjadi bagian dari persaingan ketat di sekitar posisi Inter Miami.
Secara matematis, peluang Inter Miami belum tertutup, tetapi jalur menuju fase gugur kini sangat berat.
Kemenangan telak atas Leon menjadi salah satu syarat utama jika Inter Miami ingin memperbesar peluang bertahan.
Kembalinya Messi juga dapat menjadi faktor penting, tetapi belum ada kepastian bahwa sang kapten akan langsung tersedia setelah perjalanan ke Argentina.
Jika gagal melewati fase grup, Inter Miami berpotensi mencatat hasil mengecewakan setelah sebelumnya menjadi juara Leagues Cup 2023.
Klub tersebut juga tampil sebagai runner-up pada edisi 2025 setelah kalah dari Seattle Sounders.
Tekanan kini berada di pundak seluruh skuad karena kemenangan saja belum tentu cukup untuk memastikan kelolosan.
Inter Miami harus tampil agresif, mencetak banyak gol, dan pada saat yang sama berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka.
Inter Miami mengantongi tiga poin dari dua laga dan harus menghadapi Leon pada pertandingan terakhir fase grup.***


