JAKARTA – Sebuah mobil berpelat dinas TNI (6504-00) yang dikemudikan oleh pria berinisial MSK menabrak empat korban, yakni seorang pria berinisial TR, pengendara sepeda motor TN, pengemudi mobil S, dan seorang wanita bernama MES di Jalan Palmerah Barat II, Jakarta Barat, Senin (20/1) dini hari.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah korban mengalami luka-luka.
“(Korban jiwa) Nihil. Korban TR mengalami luka robek di bagian perut dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Pelni Petamburan,” jelas Joko.
Sementara itu, korban TN mengalami luka sobek pada tumit kaki kiri, sementara S menderita patah kaki kanan. Keduanya juga dirawat di Rumah Sakit Pelni dan Rumah Sakit Bhakti Mulia. Adapun korban MES mengalami patah tulang hidung dan kini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Pelni.
Pelaku MSK pun mengalami luka memar di wajah akibat dikeroyok massa setelah kecelakaan terjadi.
“Kondisinya luka-luka juga karena digebuki massa. Saat ini dia dirawat di RSUD Cengkareng,” ujar Joko.
Joko menjelaskan, mobil dinas TNI yang dikemudikan MSK awalnya melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Palmerah Barat II. Saat berada di dekat Pasar Bintang Mas, mobil itu menabrak TR, yang saat itu berdiri di pinggir jalan usai menurunkan barang.
“Kemudian kendaraan tetap melaju, berbelok ke Jalan Palmerah Barat Raya, dan menabrak sepeda motor dengan pelat nomor B-5840-TCB yang dikendarai TN,” tambahnya.
MSK terus melaju hingga oleng ke jalur berlawanan di dekat apotek di kawasan Rawa Belong, dan menabrak mobil minibus berpelat nomor B-1631-DOD yang dikemudikan S.
Kecelakaan ini tidak hanya menyebabkan korban luka-luka, tetapi juga kerusakan pada kendaraan yang terlibat.
Saat ini, status kendaraan berpelat dinas TNI yang dikendarai MSK masih dalam proses penyelidikan. “Itu sudah masuk materi penyidikan. Sudah ranah penyidik,” ujar Joko.
Pihak Kepolisian akan memeriksa MSK setelah kondisinya membaik. “Pasti, setelah pulih, akan diperiksa,” tegas Joko.


