Pengalaman pahit dialami oleh Dian Novita Ramadani (28) dan keluarganya saat melintasi kawasan Kranji Bekasi pada Rabu (22/4/2026) malam. Di tengah kemacetan yang merayap, mobil mereka tiba-tiba dihampiri seorang pria yang melancarkan aksi intimidasi dengan tuduhan yang mengada-ada.
Dian menceritakan melalui akun Threads miliknya bahwa seorang pria misterius tiba-tiba muncul dan berteriak marah, mengeklaim kakinya telah terlindas oleh ban mobil Dian.
Meski suami Dian sudah berusaha meminta maaf dan mengajak bicara baik-baik, pelaku justru semakin beringas. Pria tersebut diduga sengaja memicu keributan untuk menciptakan suasana panik.
“Dia langsung mematahkan spion mobil. Dia juga menendang mobil kencang banget sampai bergoyang,” ungkap Dian saat dihubungi pada Jumat (24/4/2026). Situasi semakin tegang ketika pelaku terlihat hendak melayangkan pukulan ke arah suami Dian di depan kedua anak mereka yang mulai ketakutan.
Tolak Rumah Sakit, Minta “Uang Damai” Rp1 Juta
Kecurigaan Dian bahwa ini adalah modus penipuan semakin kuat ketika pelaku menolak mentah-mentah saat ditawari untuk dibawa ke rumah sakit. Alih-alih ingin diobati, pelaku justru mendesak ganti rugi sebesar Rp1 juta.
Karena kondisi yang semakin memanas dan demi keselamatan anak-anak, Dian akhirnya memberikan uang sebesar Rp500.000. Setelah mengantongi uang tersebut, pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi sambil berpura-pura menelepon seseorang.
Lokasi “Rawan” Modus Serupa
Informasi dari warga sekitar mengonfirmasi bahwa aksi serupa diduga sudah sering terjadi di lokasi tersebut. “Ada bapak-bapak di sana bilang itu memang modus, harusnya dibawa ke Polsek saja,” tambah Dian.
Menanggapi kejadian viral ini, Kapolsek Bekasi Barat, AKP Wahyudi, menyatakan bahwa hingga kini belum ada laporan resmi dari korban. Namun, pihaknya berjanji akan meningkatkan patroli dan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Kami imbau masyarakat segera lapor jika mengalami hal serupa agar pelaku bisa segera kami tindak,” tegas Wahyudi.
TIPS UNTUK PENGENDARA:
-
Jangan Turun dari Mobil: Jika merasa tidak menabrak, tetaplah di dalam mobil dan kunci pintu.
-
Ajak ke Kantor Polisi: Jika pelaku mengeklaim terluka, tawarkan untuk menyelesaikannya di kantor polisi terdekat atau rumah sakit yang Anda tentukan. Pelaku modus biasanya akan langsung kabur.
-
Rekam Kejadian: Gunakan ponsel atau dashcam untuk merekam wajah pelaku dan pelat nomor kendaraannya sebagai barang bukti.