Usai membantai tim putri Mongolia 3-0 pada babak 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Minggu (20/9/2026), Tim Bulutangkis Putri Indonesia memilih melepas penat dengan menyambangi Rumah Indonesia di Nagoya, Jepang.
Singgahnya para Srikandi Merah Putih seperti Rachel Allessya Rose dan Thalita Ramadhani Wiryawan bukan untuk membahas strategi berat lapangan, melainkan menuntaskan rasa lapar sekaligus mengobati kerinduan pada suasana tanah air setelah menjalani pemusatan latihan (training camp) ketat di Tokyo selama lebih dari sepekan.
Atmosfer hangat kekeluargaan langsung terasa saat para atlet menikmati santap siang khas Nusantara yang disediakan Tim Chef de Mission (CdM). Tak hanya memanjakan lidah, beberapa atlet juga memanfaatkan fasilitas potong rambut gratis yang disediakan khusus untuk kontingen Indonesia.
“Enak banget kulinernya. Tadi habis tanding memang sudah lapar sekali, terus ke sini. Cukup mengobati rasa kangen sama masakan Indonesia setelah hampir dua minggu TC dan bertanding di Jepang,” ujar Rachel Rose sembari tersenyum, Minggu (20/9/2026).
Berburu Rujak hingga Bertukar Cerita Lintas Cabor
Rachel mengaku memiliki menu favorit yang langsung ia buru begitu tiba di Rumah Indonesia.
“Saya mengincar rujak. Kalau makanan berat sebenarnya suka nasi goreng, tapi tadi tidak sempat coba karena sudah kenyang makan nasi putih,” selorohnya diiringi tawa.
Bagi skuad bulutangkis putri, Rumah Indonesia menjadi ruang sosial yang penting untuk mencairkan ketegangan turnamen. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk berkenalan dan saling bertukar cerita dengan atlet dari cabang olahraga (cabor) lain.
Hal senada diungkapkan Thalita Ramadhani Wiryawan. Setelah menghabiskan waktu sejak pagi di arena pertandingan, aneka sajian khas Indonesia seperti bebek goreng, ayam renyah, hingga sup daging hangat menjadi penawar lelah yang ampuh.
“Awalnya sempat canggung untuk datang ke sini, tetapi ternyata semua pengurus dan atlet lain sangat ramah dan menyambut hangat,” kata Thalita.
Sekitar dua jam menghabiskan waktu dan melepas rindu akan kampung halaman, Tim Putri Bulutangkis Indonesia kembali ke penginapan resmi atlet untuk mengistirahatkan fisik.
Fokus mereka kini tertuju pada laga krusial babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Srikandi Indonesia dijadwalkan menantang kekuatan tangguh Chinese Taipei pada Selasa, 22 September 2026.