Sensasi muda KTM, Pedro Acosta, kembali mengalami nasib apes pada sesi pemanasan (warm-up) Minggu pagi jelang balapan utama MotoGP Austria 2026. Usai tersungkur dan kehilangan potensi kemenangan di sesi Sprint Race sehari sebelumnya, pembalap Spanyol tersebut kembali terjatuh dan terseret ke area gravel Tikungan 9 Sirkuit Red Bull Ring.
Meskipun motor RC16 miliknya mengalami kerusakan usai terguling di kecepatan tinggi, Acosta beruntung tidak mengalami cedera. Ia bahkan masih sanggup menduduki posisi ketiga dalam daftar catatan waktu sesi pemanasan, berada di belakang Marco Bezzecchi (Aprilia) dan Marc Marquez (Ducati).
Merespons dua kali insiden kecelakaan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Acosta justru melemparkan santai humor khasnya di panggung riders’ parade.
“Biasanya kalau saya bikin kekacauan saat warm-up, penampilan saya justru sangat bagus saat balapan utama! Kemarin feeling motor sangat sempurna, hari ini juga tidak buruk walau pakai ban depan soft. Kita lihat saja seberapa cepat ritme mereka nanti, dan apakah saya bisa menempel,” seloroh Acosta santai.
Nestapa KTM: Brad Binder Highside Tanpa Catatan Waktu
Nasib kurang beruntung juga menimpa rekan satu tim Acosta di Red Bull KTM, Brad Binder. Pembalap asal Afrika Selatan tersebut mengalami kecelakaan highside cukup keras di Tikungan 4 pada awal sesi, yang membuatnya gagal mengukir satu pun catatan waktu lap resmi.
“Saya baru membelokkan motor tanpa gas sama sekali. Kemungkinan besar bannya masih dingin,” ujar Binder menjelaskan penyebab jatuhnya.
Peta Persaingan Papan Atas: Pertarungan 28 Lap Sangat Terbuka
Marco Bezzecchi secara mengejutkan memimpin sesi pemanasan ini sebagai yang terbagus untuk pertama kalinya sepanjang akhir pekan. Kendati demikian, rider asal Italia itu bersikap realistis mengenai daya saingnya di balapan utama sepanjang 28 putaran.
“Sejauh ini Pedro, Jorge, dan Marc sangat cepat. Posisi saya di peta persaingan ada di urutan keempat. Saya hanya akan berusaha menempel ketat dan menyerang saat ada momentum,” tutur Bezzecchi.
Di sisi lain, pimpinan baru klasemen sementara, Jorge Martin (Aprilia Racing), tampil dengan tingkat kepercayaan diri tinggi usai merengkuh podium utama Sprint Race.
“Saya merasa sangat baik dan hari ini ada kesempatan besar lainnya. Kuncinya adalah melakukan start yang bagus, menghindari risiko di lap awal, dan menjaga ritme karena ini balapan yang sangat panjang,” tegas Martin.
Sementara itu, Marc Marquez menegaskan bahwa mengulang posisi kedua seperti di sesi Sprint sudah cukup realistis mengingat kendala degradasi ban belakang yang dialami skuad Ducati di sirkuit ini.
Selingan: Alex Marquez Pilih “Santai” Menonton Tes 850cc
Di balik panasnya persaingan utama, pembalap Gresini Racing, Alex Marquez—yang dipastikan bergabung dengan tim pabrikan KTM pada musim 2027—mengungkapkan rencananya untuk tetap bertahan di Austria guna menyaksikan tes pengujian mesin 850cc dan ban Pirelli pada Senin besok.
“Saya tidak diizinkan mencoba apa pun besok, jadi saya cukup berada di sini untuk melihat-lihat saja. Saya akan menikmati makan siang yang enak di atas bukit dan bersantai,” ungkap Alex berseloroh.